Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo Perkuat Implementasi Program Prioritas Kesehatan di RSUD Otanaha

IMG-20260418-WA0017.jpg

Kunjungan Kepala Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo Anang S. Otoluwa di RSUD Otanaha Kota Gorontalo.

Kota Gorontalo, DinkesP2KB – Rumah sakit sebagai fasilitas kesehatan rujukan memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan program prioritas nasional di bidang kesehatan. Hal ini menjadi fokus dalam kunjungan Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, bersama Tim Kerja TOSS TBC serta Tim Kerja Gangguan Otak dan Kardiovaskular ke RSUD Otanaha Kota Gorontalo, Jumat (17/04/2026).

Rombongan Dinas Kesehatan diterima langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Otanaha, Saleh Zubaedi. Dalam pertemuan tersebut, pihak rumah sakit memaparkan implementasi program prioritas bidang kesehatan, khususnya penanganan Tuberkulosis (TBC), HIV, serta penyakit tidak menular seperti hipertensi.

Saleh Zubaedi menyampaikan bahwa RSUD Otanaha telah berkomitmen mendukung program-program prioritas melalui penyediaan layanan spesialis bagi pasien TBC, layanan PONEK (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif), serta layanan penyakit tidak menular.

“Kami di RSUD Otanaha terus berupaya memberikan layanan optimal, termasuk untuk pasien TBC, HIV, dan hipertensi. Komitmen ini kami wujudkan melalui penguatan layanan spesialis dan sistem rujukan” ujar Saleh.

Sementara itu, Kepala Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, menegaskan pentingnya penguatan komitmen rumah sakit dalam mendukung program prioritas nasional.

“Program prioritas nasional seperti TBC, HIV, dan pengendalian penyakit tidak menular harus menjadi perhatian serius. Rumah sakit perlu terus meningkatkan kualitas layanan serta memperkuat koordinasi dengan Dinas Kesehatan ketika menghadapi kendala di lapangan,” tegas Anang.

Dalam kunjungan tersebut, Anang juga menekankan pentingnya peningkatan capaian penemuan kasus TBC serta keberhasilan pengobatan pasien. Ia mendorong penguatan jejaring internal maupun eksternal guna mencegah terjadinya kasus putus berobat (loss to follow up).

Sebagai bentuk dukungan konkret, Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo turut mendistribusikan logistik untuk menunjang layanan program TBC di RSUD Otanaha. Selain itu, rumah sakit diharapkan dapat membentuk Tim DOTS secara optimal, aktif melakukan penemuan kasus, serta segera memulai pengobatan baik untuk TBC sensitif obat (SO) maupun TBC resisten obat (RO).

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan capaian indikator penanggulangan TBC, khususnya di Kota Gorontalo, sekaligus memperkuat peran rumah sakit dalam mendukung program prioritas kesehatan nasional.

Rilis : ILB
Editor : MD

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five × 4 =

scroll to top
Bahasa »