Kota Gorontalo, DinkesP2KB – Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo yang diwakili Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan KB, Sofyan Tambipi, memimpin rapat pembahasan draf dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Provinsi Gorontalo Tahun 2025–2029 yang berlangsung di Aula Kantor Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo, Jumat (06/03/2026).
Rapat tersebut dilaksanakan dalam rangka penyempurnaan dokumen strategis pembangunan kependudukan sekaligus memastikan sinkronisasi program lintas sektor agar pembangunan kependudukan di daerah berjalan terarah dan berkelanjutan.
Pertemuan ini diikuti oleh sejumlah pemangku kepentingan yang terlibat dalam perencanaan pembangunan daerah, di antaranya perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Gorontalo dari Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, serta Bidang P2EPD. Selain itu, rapat juga dihadiri jajaran Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo, perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo, serta Koalisi Kependudukan Indonesia (KKI) Provinsi Gorontalo sebagai mitra dalam penguatan kebijakan kependudukan daerah.
Sofyan Tambipi menjelaskan bahwa penyusunan dokumen PJPK sangat penting sebagai arah kebijakan pembangunan kependudukan daerah dalam beberapa tahun ke depan.
“Dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan ini menjadi pedoman strategis bagi pemerintah daerah dalam mengelola dinamika kependudukan secara terarah, terpadu, dan berkelanjutan, sehingga setiap program yang dilaksanakan dapat saling mendukung dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah,” ujar Sofyan.
Ia menambahkan bahwa berbagai isu strategis kependudukan perlu dirumuskan secara komprehensif melalui kerja sama lintas sektor.
“Melalui pembahasan bersama ini kita ingin memastikan seluruh pemangku kepentingan memiliki pemahaman dan komitmen yang sama dalam mengendalikan pertumbuhan penduduk, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memanfaatkan peluang bonus demografi bagi kemajuan Provinsi Gorontalo,” tambahnya.
Upaya penyusunan peta jalan ini juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Gorontalo di bawah kepemimpinan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie yang mendorong penguatan pembangunan sumber daya manusia dan ketahanan keluarga sebagai bagian penting dalam agenda pembangunan daerah. Pemerintah provinsi menekankan pentingnya integrasi kebijakan kependudukan dalam perencanaan pembangunan guna mewujudkan masyarakat Gorontalo yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing.
Rilis : ILB
Editor : MD
Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram
