Tenaga Kesehatan Didorong Jadi Garda Terdepan Deteksi Dini Gangguan Akibat Penyalahgunaan Narkotika

WhatsApp-Image-2025-11-06-at-11.24.22.jpeg

Penanggung Jawab Klinik Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Gorontalo, Slamet Salam Iwan Mantali memberikan materi pada Pelatihan Penanggulangan Gangguan Indera dan Fungsional bagi Tenaga Kesehatan di Puskesmas.

Kota Gorontalo, Dinkesprov – Dokter Ahli Pertama sekaligus Penanggung Jawab Klinik Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Gorontalo, Slamet Salam Iwan Mantali, memberikan materi dalam Pelatihan Penanggulangan Gangguan Indera dan Fungsional bagi Tenaga Kesehatan di Puskesmas, Kamis (06/11/2025) di Fox Hotel Kota Gorontalo.

Dalam sesi pemaparannya, dr. Slamet menyoroti pentingnya peran tenaga kesehatan di tingkat layanan dasar dalam mendeteksi dini gangguan fungsional akibat penyalahgunaan zat. Ia menjelaskan bahwa pendekatan kesehatan menjadi bagian penting dalam strategi nasional penanggulangan narkotika, sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan kebijakan rehabilitasi yang digalakkan BNN.

“Rehabilitasi bukan sekadar pemulihan medis, tetapi juga proses sosial untuk mengembalikan penyalahguna agar mampu berfungsi kembali secara produktif di masyarakat. Ini sejalan dengan misi BNN untuk menyelamatkan, bukan menghukum,” ujar dr. Slamet dalam paparannya.

Ia juga menguraikan mekanisme layanan rehabilitasi yang dilaksanakan BNN mulai dari skrining, asesmen, rawat jalan, hingga pascarehabilitasi, yang bertujuan menekan angka kekambuhan (relapse) dan meningkatkan kualitas hidup klien.

Melalui kegiatan ini, tenaga kesehatan diharapkan dapat memperkuat jejaring layanan kesehatan masyarakat dalam mendukung upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Selain itu, kolaborasi lintas sektor antara Dinas Kesehatan dan BNN menjadi kunci dalam memperluas akses layanan rehabilitasi di tingkat daerah.

Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas tenaga kesehatan untuk menangani kasus gangguan indera dan fungsional yang kerap beririsan dengan kondisi akibat penyalahgunaan narkotika, serta mendukung terwujudnya masyarakat sehat dan produktif bebas narkoba menuju Indonesia Emas 2045.

Rilis : MD/ILB
Editor : Nancy Pembengo

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 − 6 =

scroll to top
Bahasa »