Kabupaten Bone Bolango, DinkesP2KB – Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, membuka Rapat Penguatan Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting melalui Integrasi Inovasi Rumah Pemulihan Gizi (Bele Mo’o Sehati) dengan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan Rumah Desa Sehat, Kamis (30/07/2026), di Onato Cafe, Kabupaten Bone Bolango. Kegiatan ini diikuti sekitar 80 peserta yang terdiri atas lintas program dan lintas sektor dari Kabupaten Bone Bolango serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tingkat Provinsi Gorontalo.
Dalam sambutannya, Anang menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting tidak dapat dibebankan hanya kepada sektor kesehatan. Menurutnya, persoalan stunting merupakan isu pembangunan yang membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah desa, tenaga kesehatan, organisasi profesi, hingga masyarakat.

“Stunting bukan hanya persoalan tinggi badan anak, tetapi mencerminkan kualitas kesehatan ibu, pola asuh, kecukupan gizi, sanitasi, dan akses terhadap pelayanan kesehatan. Karena itu, penyelesaiannya harus dilakukan secara terpadu dengan memperkuat kolaborasi lintas sektor hingga ke tingkat desa,” ujar Anang.
Ia menjelaskan, integrasi inovasi Rumah Pemulihan Gizi (Bele Mo’o Sehati), Posyandu 6 SPM, dan Rumah Desa Sehat menjadi strategi penting untuk memperkuat deteksi dini, pendampingan keluarga, intervensi gizi, serta pemantauan tumbuh kembang balita secara berkelanjutan.
Anang juga mendorong seluruh peserta untuk memperkuat komitmen bersama melalui pemanfaatan data sebagai dasar intervensi, peningkatan kualitas pelayanan Posyandu, serta penguatan peran Rumah Desa Sehat sebagai pusat koordinasi pembangunan kesehatan di tingkat desa.
“Keberhasilan penurunan stunting tidak hanya diukur dari menurunnya angka prevalensi, tetapi juga dari semakin aktifnya Posyandu, semakin kuatnya peran pemerintah desa, dan semakin solidnya kolaborasi lintas sektor dalam memberikan pelayanan terbaik bagi ibu dan anak,” tegasnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam mendukung percepatan penurunan stunting sebagaimana menjadi prioritas Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie. Melalui penguatan konvergensi program dan sinergi lintas sektor, pemerintah berharap upaya pencegahan stunting di Kabupaten Bone Bolango dapat berjalan lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan.
Rilis : ILB
Editor : MD
Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram
