Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo Dukung Peningkatan Mutu Layanan RS Aisyiyah Sitti Khadijah

IMG-20261028-WA0000.jpg

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan Andriyanto Abdussamad mewakili Kepala Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo pada acara Survei Akreditasi RSU Aisyiyah Sitti Khadijah Kota Gorontalo.

Kota Gorontalo, DinkesP2KB – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo mendukung upaya peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien di Rumah Sakit Aisyiyah Sitti Khadijah Gorontalo. Dukungan tersebut disampaikan dalam kegiatan Survei Akreditasi Rumah Sakit yang berlangsung pada Selasa (27/10/2026).

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan (Yankes dan SDK), Andriyanto Abdussamad, hadir mewakili Kepala Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo. Kehadiran tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pemenuhan standar mutu pelayanan kesehatan, termasuk pada fasilitas pelayanan kesehatan swasta.

Dalam sambutannya, Andriyanto menegaskan bahwa akreditasi rumah sakit tidak sekadar menjadi proses penilaian terhadap pemenuhan standar, tetapi juga bagian dari upaya membangun budaya mutu dan keselamatan pasien secara berkelanjutan.

“Akreditasi harus menjadi momentum bagi rumah sakit untuk terus berbenah, memperkuat tata kelola, dan memastikan setiap proses pelayanan berjalan sesuai standar. Tujuan akhirnya bukan hanya memperoleh predikat akreditasi, melainkan memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada kebutuhan pasien,” ujar Andriyanto.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas peningkatan status Rumah Sakit Aisyiyah Sitti Khadijah Gorontalo dari rumah sakit khusus ibu dan anak menjadi rumah sakit umum. Perubahan status tersebut diharapkan dapat memperluas cakupan pelayanan dan meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang dibutuhkan.

Menurut Andriyanto, kesiapan sumber daya kesehatan menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung penyelenggaraan pelayanan rumah sakit yang berkualitas. Ketersediaan tenaga medis dan tenaga kesehatan sesuai kebutuhan, kompetensi sumber daya manusia, serta kecukupan sarana dan prasarana harus menjadi perhatian dalam memenuhi standar pelayanan yang berlaku.

“Perubahan status menjadi rumah sakit umum perlu diikuti dengan kesiapan sumber daya yang memadai, baik dari sisi tenaga medis, tenaga kesehatan, maupun sarana dan prasarana. Seluruh unsur tersebut harus saling mendukung agar rumah sakit mampu memberikan pelayanan yang sesuai standar dan menjawab kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Survei akreditasi tersebut dilaksanakan oleh tim surveior dari Lembaga Akreditasi Rumah Sakit dan dihadiri jajaran direksi, manajemen, serta seluruh civitas Rumah Sakit Aisyiyah Sitti Khadijah Gorontalo.

Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo berharap proses survei ini dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus penguatan bagi rumah sakit dalam mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan. Dengan komitmen perbaikan berkelanjutan, Rumah Sakit Aisyiyah Sitti Khadijah Gorontalo diharapkan semakin mampu memberikan pelayanan yang profesional, aman, bermutu, dan tetap mengedepankan nilai-nilai Islami bagi masyarakat Gorontalo.

Rilis : ILB/Ela
Editor : MD

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five × 1 =

scroll to top