Kota Gorontalo, DinkesP2KB – Pemerintah Provinsi Gorontalo mendorong peningkatan kompetensi tenaga medis di bidang radiologi sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, ketepatan diagnosis, dan keselamatan pasien.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo, Jeane Istanti Dalie, saat mewakili Kepala Dinas pada Workshop Doppler dan Musculoskeletal Ultrasound sekaligus Pelantikan Pengurus Perhimpunan Dokter Spesialis Radiologi Klinik Indonesia (PDSRKI) Cabang XIII Sulawesi Utara dan Gorontalo, di Hotel Aston Kota Gorontalo, Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Pusat PDSRKI Nurdopo Baskoro, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Gorontalo Muhammad Isman Yusuf serta Ketua PDSRKI Sulawesi Utara–Gorontalo Vonny N. Tubagus beserta pengurus yang baru dilantik dan perwakilan organisasi profesi kesehatan, dokter spesialis radiologi, tenaga medis, narasumber, dan peserta workshop.
Dalam sambutannya, Jeane menyampaikan apresiasi kepada PDSRKI dan seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Workshop ini dinilai penting untuk mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran, khususnya dalam pemeriksaan radiologi yang memiliki peran strategis dalam membantu penegakan diagnosis, menentukan penanganan, hingga memantau perkembangan penyakit pasien.
Ia menegaskan bahwa kemajuan teknologi pencitraan medis harus berjalan seiring dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penerapan standar pelayanan, serta komitmen terhadap keselamatan pasien.
“Perkembangan teknologi kesehatan harus diimbangi dengan tenaga kesehatan yang kompeten dan profesional. Kita tidak boleh berhenti belajar karena ilmu kedokteran terus berkembang. Peningkatan kompetensi ini pada akhirnya harus bermuara pada pelayanan yang lebih berkualitas, diagnosis yang tepat, serta keselamatan pasien,” ujar Jeane.
Menurutnya, workshop dengan tema To Learn and Serve Better with Clinical Radiology tidak hanya menjadi ruang untuk memperbarui pengetahuan dan keterampilan klinis, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para tenaga medis untuk bertukar pengalaman, mendiskusikan tantangan pelayanan, dan membangun kolaborasi antarprofesi maupun antarwilayah.
Jeane juga menyampaikan bahwa pelantikan pengurus PDSRKI Sulawesi Utara–Gorontalo bukan sekadar agenda seremonial, melainkan amanah untuk memajukan organisasi profesi, meningkatkan kompetensi anggota, serta memperluas kontribusi dalam pembangunan kesehatan.
Ia berharap kepengurusan yang dilantik dapat memperkuat profesionalisme, mengembangkan keilmuan, serta membangun kerja sama yang produktif dengan pemerintah, fasilitas pelayanan kesehatan, institusi pendidikan, dan organisasi profesi lainnya.
“Kolaborasi antara Sulawesi Utara dan Gorontalo perlu terus diperkuat. Tantangan pelayanan kesehatan tidak dapat diselesaikan oleh satu institusi atau satu profesi saja. Dibutuhkan komunikasi, koordinasi, dan kerja sama berkelanjutan agar pelayanan kesehatan semakin merata, berkualitas, dan mudah diakses masyarakat,” tambahnya.
Jeane menegaskan, Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo memandang peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan dan penguatan kolaborasi lintas profesi sebagai bagian penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Ia berharap PDSRKI Sulawesi Utara–Gorontalo dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung peningkatan mutu pelayanan radiologi, pengembangan kompetensi tenaga medis, serta penerapan pelayanan kesehatan yang aman dan berorientasi pada kebutuhan pasien.
Rilis : ILB
Foto : Agus
Editor : MD
Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram
