Selvi Ananda Bersama Seruni KMP Tinjau Pelaksanaan Posyandu dan CKG di Bone Bolango

IMG-20261014-WA0024.jpg

Foto bersama Isteri Wakil Presiden Selvi Ananda Gibran Rakabuming, Wagub Idah Syahidah, Ketua TP PKK Nani Mokodongan dan pengurus Seruni KMP bersama anak-anak yang mengikuti kegiatan Posyandu.

Kabupaten Bone Bolango, DinkesP2KB – Pemantauan pertumbuhan anak melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT) menjadi salah satu fokus peninjauan Posyandu dan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) oleh Istri Wakil Presiden Republik Indonesia, Selvi Ananda Gibran Rakabuming, bersama Pengurus Solidaritas Perempuan untuk Indonesia Kabinet Merah Putih (Seruni KMP) di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Rabu (14/10/2026).

Kunjungan tersebut didampingi Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo Nani Mokodongan, serta Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo Anang S. Otoluwa.

Kepala Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo Anang S. Otoluwa menjelaskan, kegiatan Posyandu tersebut mencakup pemberian PMT dari Pengurus Seruni KMP kepada 31 anak. Program ini dilaksanakan selama kurang lebih dua minggu dengan pemantauan perubahan berat badan untuk mengetahui perkembangan kondisi gizi anak sebelum dan sesudah intervensi.

“Hari ini di BPU Kecamatan Kabila Bone dilaksanakan kegiatan Posyandu dengan pemberian PMT dari Seruni, jadi ada 31 anak yang mendapatkan PMT selama kurang lebih dua minggu dan diamati perubahan berat badannya sebelum diberikan PMT dan sesudah” jelas Anang.

Berdasarkan hasil pemantauan, sebagian besar anak menunjukkan peningkatan berat badan. Dari 31 anak penerima PMT, sebanyak 27 anak mengalami kenaikan berat badan, sementara dua anak mengalami penurunan. Salah satu anak yang mengalami penurunan berat badan diketahui berstatus gizi kurang.

“Alhamdulillah dari 31 anak ada 27 yang mengalami peningkatan kemudian ada dua yang turun berat badannya yang satu itu adalah dengan status gizi kurang” ungkapnya.

Hasil pemantauan tersebut menjadi perhatian bagi tenaga kesehatan untuk terus memantau pertumbuhan anak, terutama mereka yang mengalami penurunan berat badan atau memiliki masalah gizi. Pemantauan berkala diperlukan untuk memastikan kebutuhan gizi anak terpenuhi dan intervensi dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing.

Selain mendorong peningkatan layanan kesehatan masyarakat, Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo juga merencanakan pengaktifan kembali Posyandu yang selama ini tidak menjalankan kegiatan. Posyandu tersebut akan diberi nama Posyandu Seruni sebagai bentuk penghargaan atas kunjungan dan dukungan Pengurus Seruni KMP bagi masyarakat setempat.

“Yang pertama kita akan mengaktifkan kembali satu posiandu yang selama ini tidak melaksanakan kegiatan. Kita akan beri nama posyandu Seruni sebagai kenang-kenangan atas kehadiran ibu-ibu seruni di tempat ini dan itu memanfaatkan rumah desa sehat yang sudah dibangun oleh pemerintah Desa Botubarani” pungkasnya.

Pengaktifan kembali Posyandu tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dasar, termasuk pemantauan tumbuh kembang anak, edukasi kesehatan, serta pelayanan promotif dan preventif yang berkelanjutan.

Kehadiran Selvi Ananda bersama Pengurus Seruni KMP disambut antusias oleh masyarakat Kecamatan Kabila Bone. Dalam kesempatan tersebut, turut diserahkan berbagai bantuan sosial sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat. Selain itu, dilakukan CKG secara serentak di 35 puskesmas di wilayah pesisir dengan melibatkan pemeriksaan dokter spesialis penyakit dalam dari Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Cabang Gorontalo.

Rilis : ILB
Videografer : Anisa
Foto : Dandels
Video Editor : Reza
Editor : MD

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

seven + nineteen =

scroll to top