Perkuat Kompetensi Kepemimpinan, Empat ASN Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo Ikuti Studi Lapangan PKA

WhatsApp-Image-2026-08-31-at-08.43.18.jpeg

Foto bersama Sekretaris Dinas Jeane Istanti Dalie bersama Peserta Studi Lapangan PKA dari Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo.

Kota Gorontalo, DinkesP2KB – Sebanyak 71 pejabat pengawas dan administrator mengikuti Studi Lapangan (Stulap) Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I Tahun 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pengembangan kompetensi kepemimpinan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Para peserta secara resmi dilepas oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo, Minggu (30/8/2026).

Dari 71 peserta tersebut, empat ASN berasal dari Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo. Mereka terdiri atas Kepala UPTD Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Provinsi Gorontalo Abd. Razak Olii, serta tiga pejabat dari UPTD RSUD dr. Hasri Ainun Habibie, yakni Kepala Bidang Keperawatan Agnes Lora Lamba, Kepala Bidang Penunjang Nangsih Pooe, dan Kepala Subbagian Kepegawaian dan Umum Ahmad Yamin Ahsan.

Dalam kegiatan pelepasan tersebut, Kepala Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo diwakili oleh Sekretaris Dinas, Jeane Istanti Dalie.

Jeane mengatakan, keikutsertaan para pejabat Dinkes P2KB dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan dan tata kelola organisasi, khususnya dalam menghadapi tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks.

“Studi lapangan ini menjadi kesempatan bagi para peserta untuk memperluas wawasan, melihat secara langsung praktik-praktik pengelolaan organisasi yang baik, serta memperoleh pembelajaran yang dapat diterapkan di unit kerja masing-masing,” ujar Jeane.

Menurutnya, pengalaman selama mengikuti PKA dan studi lapangan diharapkan dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi peserta secara personal, tetapi juga bagi organisasi dan masyarakat melalui penerapan inovasi serta peningkatan kualitas pelayanan.

“Kami berharap para peserta mampu membawa pulang praktik baik dan gagasan inovatif yang dapat diadaptasi di lingkungan Dinkes P2KB. Pengembangan kompetensi kepemimpinan harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” kata Jeane.

Empat peserta dari Dinkes P2KB tersebut berasal dari dua unit pelayanan strategis, yakni UPTD Labkesmas dan UPTD RSUD dr. Hasri Ainun Habibie. Keikutsertaan mereka diharapkan dapat memperkuat kemampuan manajerial, koordinasi lintas bidang, serta pengembangan inovasi dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan.

Studi Lapangan PKA Angkatan I Tahun 2026 merupakan bagian dari rangkaian pembelajaran kepemimpinan bagi pejabat administrator dan pengawas. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu mengidentifikasi praktik terbaik, mengembangkan inovasi, membangun kolaborasi, serta menerapkan hasil pembelajaran untuk mendukung peningkatan kinerja perangkat daerah dan kualitas pelayanan publik di Provinsi Gorontalo.

Rilis : ILB
Editor : MD

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twenty + eleven =

scroll to top