Perkuat Respons Darurat, Dinkes P2KB Gorontalo Gelar Edukasi Penanggulangan Krisis Kesehatan

IMG-20260722-WA0006.jpg

Sosialisasi dan Edukasi Penanggulangan Krisis Kesehatan yang digelar di Puskesmas Dumboraya, Kota Gorontalo.

Kota Gorontalo, DinkesP2KB – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo terus memperkuat kesiapsiagaan fasilitas pelayanan kesehatan dalam menghadapi berbagai potensi krisis kesehatan. Upaya tersebut diwujudkan dalam kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Penanggulangan Krisis Kesehatan yang digelar di Puskesmas Dumboraya, Kota Gorontalo, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan Tim Kesehatan Penanganan Krisis Kesehatan ini diikuti Kepala Puskesmas Dumboraya beserta seluruh tenaga kesehatan dan staf. Sosialisasi bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia kesehatan di wilayah lokus penanggulangan krisis kesehatan agar mampu memberikan respons yang cepat, terkoordinasi, dan efektif saat menghadapi keadaan darurat maupun bencana yang berdampak pada sektor kesehatan.

Materi disampaikan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo, Erni Nuraini Mansur, bersama Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan, Andriyanto Abdussamad. Keduanya menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia, koordinasi lintas program, serta penguatan sistem pelayanan kesehatan dalam menghadapi berbagai potensi krisis.

Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo, Andriyanto Abdussamad, mengatakan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan merupakan investasi penting dalam membangun sistem kesehatan yang tangguh di tingkat pelayanan primer.

“Kesiapsiagaan menghadapi krisis kesehatan harus dimulai dari puskesmas. Karena itu, setiap tenaga kesehatan perlu memiliki pemahaman dan keterampilan yang memadai agar mampu merespons situasi darurat secara cepat dan tepat,” ujar Andriyanto.

Ia menambahkan, keberhasilan penanggulangan krisis kesehatan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sarana dan prasarana, tetapi juga oleh kompetensi sumber daya manusia serta koordinasi yang baik di lapangan.

“Kami ingin seluruh tenaga kesehatan memiliki kesiapan yang sama dalam menghadapi berbagai kondisi krisis sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berlangsung secara optimal,” tambahnya.

Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat kesiapsiagaan puskesmas di wilayah lokus penanggulangan krisis kesehatan. Peningkatan kapasitas tenaga kesehatan menjadi fondasi penting dalam membangun sistem pelayanan kesehatan yang tangguh, responsif, dan mampu memberikan perlindungan optimal kepada masyarakat ketika menghadapi situasi krisis maupun bencana. Komitmen tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Gorontalo di bawah kepemimpinan Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie untuk memperkuat ketahanan sektor kesehatan melalui penguatan sumber daya manusia dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan hingga ke tingkat pelayanan primer.

Rilis : ILB
Editor : MD

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three × 4 =

scroll to top
Bahasa »