FK Unhas Dukung Percepatan Pengembangan RSPPU di Gorontalo

IMG-20260910-WA0015.jpg

Audiensi Kepala Dinas Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, dengan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) selaku pengampu RSPPU.

Makassar, Dinkes P2KB — Pemerintah Provinsi Gorontalo terus mempercepat persiapan penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit atau Rumah Sakit Penyelenggara Pendidikan Utama (RSPPU) di Gorontalo.

Langkah tersebut diperkuat melalui audiensi Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, dengan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) selaku pengampu RSPPU. Pertemuan berlangsung di Ruang Senat FK Unhas, Kamis (10/9/2026), dan diterima Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi dan Alumni FK Unhas, Rusdina Bte Ladju.

Dalam audiensi tersebut, FK Unhas menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi percepatan pengembangan RSPPU di Gorontalo. Dukungan itu mencakup penguatan aspek pendidikan, pemenuhan tenaga pendidik, hingga penyiapan kurikulum dan sarana prasarana yang dibutuhkan.

Salah satu isu utama yang dibahas adalah percepatan pemenuhan tenaga pendidik klinis. FK Unhas membuka peluang kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo dan rumah sakit penyelenggara melalui jalur afirmasi sebagai salah satu strategi untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia pendidikan dokter spesialis.

Selain jalur afirmasi, pemenuhan dosen pendidik klinis dapat ditempuh dengan merekrut dokter subspesialis dari daerah lain, mendorong dokter spesialis untuk melanjutkan pendidikan subspesialis (Sp.2), maupun menempuh pendidikan doktoral (S3) Kedokteran bagi dokter spesialis (Sp.1).

Anang mengatakan, dukungan FK Unhas memberikan arah yang lebih jelas bagi Gorontalo dalam mempersiapkan RSPPU, terutama karena kesiapan tenaga pendidik menjadi salah satu komponen penting dalam penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit.

“Kami melihat dukungan FK Unhas ini sebagai langkah penting untuk mempercepat kesiapan RSPPU di Gorontalo. Pemenuhan tenaga pendidik klinis menjadi salah satu pekerjaan utama yang harus segera kami tuntaskan, sehingga berbagai opsi yang ditawarkan, termasuk jalur afirmasi, rekrutmen subspesialis, maupun pengembangan kualifikasi tenaga yang sudah ada, akan kami tindak lanjuti,” ujar Anang.

Ia menambahkan, hasil audiensi tersebut akan segera ditindaklanjuti dengan pembahasan yang lebih teknis bersama Ketua Program Studi (KPS) terkait kurikulum serta kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan.

“Setelah pertemuan ini, kami akan menindaklanjutinya bersama Ketua Program Studi agar kebutuhan kurikulum, sarana dan prasarana dapat dipetakan secara konkret. Dengan demikian, persiapan RSPPU tidak berhenti pada aspek administratif, tetapi benar-benar diarahkan pada pemenuhan standar pendidikan dan kesiapan rumah sakit sebagai tempat penyelenggaraan pendidikan,” kata Anang.

Percepatan persiapan RSPPU di Gorontalo diharapkan dapat memperkuat kapasitas rumah sakit daerah sekaligus membuka akses pendidikan dokter spesialis yang lebih dekat bagi tenaga medis di Gorontalo.

Rilis : ILB
Editor : MD

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 × three =

scroll to top