Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo Evaluasi Layanan Prioritas KJSU-KIA, Perkuat Sistem Rujukan Rumah Sakit

IMG-20261005-WA0009.jpg

Rapat Evaluasi Bidang Pelayanan Kesehatan.

Kota Gorontalo, Dinkes P2KB – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo menggelar Rapat Evaluasi Bidang Pelayanan Kesehatan untuk mengevaluasi pelaksanaan layanan prioritas KJSU-KIA, yang meliputi kanker, jantung dan pembuluh darah, stroke, uronefrologi, serta kesehatan ibu dan anak.

Rapat yang dipimpin Kepala Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, berlangsung di Aula Kantor Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo, Senin (05/10/2026). Kegiatan dihadiri Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan (Yankes dan SDK), para ketua tim kerja, serta jajaran Bidang Pelayanan dan SDK.

Evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat layanan rujukan rumah sakit, sekaligus memastikan pelayanan penyakit prioritas dapat diberikan secara optimal di dalam daerah.

Anang mengatakan, evaluasi dilakukan untuk melihat sejauh mana implementasi layanan prioritas KJSU-KIA berjalan di rumah sakit kabupaten/kota, termasuk mengidentifikasi berbagai kendala yang masih dihadapi.

“Ada tiga hal utama yang menjadi fokus evaluasi. Pertama, melihat implementasi layanan prioritas KJSU-KIA di masing-masing rumah sakit. Kedua, mengidentifikasi kendala dan tantangan, baik dari sisi sumber daya manusia, sarana dan prasarana, maupun sistem rujukan. Ketiga, menyusun rekomendasi dan rencana tindak lanjut untuk mempercepat penguatan layanan prioritas,” ujar Anang.

Menurutnya, penguatan layanan KJSU-KIA tidak hanya menyangkut kemampuan rumah sakit dalam memberikan pelayanan, tetapi juga membutuhkan sistem rujukan yang terintegrasi dan pembagian peran yang jelas antarfasilitas pelayanan kesehatan.

Karena itu, hasil evaluasi akan menjadi dasar dalam menyusun langkah tindak lanjut, termasuk penguatan kelompok kerja percepatan layanan prioritas KJSU-KIA di Provinsi Gorontalo.

“Yang ingin kita bangun adalah sistem pelayanan yang semakin kuat, sehingga masyarakat mendapatkan layanan yang berkualitas, adil, dan terjangkau tanpa harus menghadapi hambatan karena keterbatasan layanan di daerah,” jelasnya.

Dalam pemetaan layanan prioritas, sejumlah rumah sakit telah ditetapkan sebagai bagian dari jejaring layanan rujukan KJSU-KIA dengan tingkatan kemampuan pelayanan yang berbeda. RSUD dr. Hasri Ainun Habibie menjadi salah satu rumah sakit rujukan utama untuk layanan kanker, sementara RSUD Prof. Dr. Aloei Saboe memiliki layanan utama untuk jantung dan pembuluh darah, stroke, uronefrologi, serta kesehatan ibu dan anak. Rumah sakit kabupaten lainnya berperan dalam penguatan layanan pada tingkat madya.

Anang menegaskan, penguatan jejaring tersebut harus diikuti dengan peningkatan kapasitas rumah sakit secara berkelanjutan, baik dari aspek tenaga kesehatan, peralatan, tata kelola pelayanan maupun sistem rujukan.

“Kita ingin memastikan masyarakat Gorontalo memperoleh pelayanan KJSU-KIA sedekat mungkin dengan tempat tinggalnya. Jangan sampai pasien harus dirujuk ke luar daerah hanya karena layanan prioritas yang dibutuhkan belum optimal di rumah sakit kita,” tegasnya.

Ia menambahkan, evaluasi bukan sekadar melihat capaian, tetapi juga menjadi momentum untuk memetakan kebutuhan dan mempercepat penyelesaian berbagai persoalan pelayanan di lapangan.

“Target akhirnya adalah bagaimana Gorontalo memiliki sistem layanan prioritas yang semakin mandiri, terintegrasi, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Ini membutuhkan komitmen bersama seluruh rumah sakit dan jajaran kesehatan,” pungkasnya.

Melalui evaluasi tersebut, Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo mendorong penguatan layanan KJSU-KIA agar lebih berkualitas, merata, dan berkeadilan, sekaligus mendukung pembangunan kesehatan daerah yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Rilis : ILB/Zhya
Foto : Gelar
Editor : MD

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

19 − three =

scroll to top