Cegah Putus Obat, Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo Perkuat Konseling dan Pendampingan TBC RO

IMG-20260925-WA0001.jpg

Workshop Konseling dan Pendampingan Pasien Tuberkulosis Resisten Obat (TBC RO) bagi Tenaga Kesehatan.

Kabupaten Boalemo, DinkesP2KB – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Gorontalo melaksanakan Workshop Konseling dan Pendampingan Pasien Tuberkulosis Resisten Obat (TBC RO) bagi Tenaga Kesehatan, Kamis (24/9/2026) di Cabana Resort Kabupaten Boalemo.

Kegiatan ini diikuti 45 peserta yang terdiri atas Pengelola Program TBC Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota serta petugas TBC dari Puskesmas dan Rumah Sakit. Workshop ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dalam memberikan konseling, pendampingan, dan dukungan psikososial bagi pasien TBC RO selama menjalani pengobatan.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Gorontalo menegaskan bahwa penanganan TBC RO tidak hanya membutuhkan ketersediaan obat dan layanan kesehatan yang berkualitas, tetapi juga membutuhkan dukungan psikososial, komunikasi yang baik, serta pendampingan berkelanjutan agar pasien mampu menjalani pengobatan sampai selesai.

“Penanganan TBC RO bukan hanya tentang memberikan obat dan melakukan pemeriksaan secara rutin. Kita juga harus memastikan pasien mendapatkan dukungan yang dibutuhkan selama menjalani pengobatan,” ungkapnya.

Disampaikan bahwa capaian program TBC RO di Provinsi Gorontalo saat ini menunjukkan persentase pasien TBC RO yang telah mendapatkan pengobatan mencapai 86 persen, sementara target yang ditetapkan sebesar 95 persen.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa upaya penemuan kasus, pengobatan, dan pelayanan TBC RO terus berjalan. Namun demikian, masih terdapat kesenjangan yang perlu menjadi perhatian dan tanggung jawab bersama.

Dalam situasi tersebut, tenaga kesehatan memiliki peran yang sangat penting. Tenaga kesehatan tidak cukup hanya menyampaikan jadwal minum obat atau melakukan pemeriksaan rutin, tetapi juga harus mampu mendengarkan, memahami, memberikan informasi yang tepat, serta membantu pasien menemukan solusi atas berbagai hambatan yang dihadapi selama pengobatan.

Selain tantangan dalam memulai pengobatan, keberhasilan pengobatan pasien TBC RO juga perlu mendapatkan perhatian serius. Setiap pasien yang tidak menyelesaikan pengobatan dapat menghadapi risiko kesehatan yang lebih besar. Kondisi ini sekaligus menegaskan pentingnya penguatan pendampingan sejak pasien memulai pengobatan hingga menyelesaikan seluruh rangkaian pengobatan.

“Data ini perlu menjadi bahan evaluasi bersama. Setiap hambatan membutuhkan pendekatan yang tepat, karena tidak semua pasien memiliki kebutuhan dan permasalahan yang sama,” jelasnya.

Oleh karena itu, tenaga kesehatan didorong untuk menerapkan pendekatan yang berpusat pada pasien atau patient-centered care. Pasien perlu diperlakukan dengan hormat, tidak mendapatkan stigma, serta dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan terkait perawatan dan dukungan yang dibutuhkan.

Melalui workshop ini, tenaga kesehatan diharapkan semakin mampu membangun komunikasi yang efektif dan empatik dengan pasien serta keluarganya. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu mengidentifikasi hambatan pengobatan sejak dini dan menentukan bentuk dukungan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing pasien.

“Kita harus mampu memberikan pelayanan yang lebih responsif, empatik, bermutu, dan berpihak pada pasien. Peningkatan keberhasilan pengobatan TBC RO merupakan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah untuk memperkuat kualitas layanan TBC RO di Provinsi Gorontalo. Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo juga mengajak seluruh tenaga kesehatan untuk bersama-sama meningkatkan capaian pengobatan, mengurangi angka pasien putus obat, serta memastikan setiap pasien TBC RO mendapatkan kesempatan dan dukungan yang diperlukan untuk menyelesaikan pengobatannya.

Dengan penguatan kapasitas tenaga kesehatan dan pendekatan pelayanan yang berpusat pada pasien, diharapkan upaya penanggulangan TBC RO di Provinsi Gorontalo dapat terus ditingkatkan menuju pelayanan yang semakin berkualitas dan berkelanjutan.

Rilis : ILB/Ana
Editor : MD

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

18 − nine =

scroll to top