Semangat Integrasi menuju Indonesia Sehat

WhatsApp-Image-2018-07-26-at-10.56.04.jpeg

Rapat Koordinasi Teknis Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan keluarga (Rakontek PIS-PK) tingkat Provinsi  Gorontalo Tahun 2018

Dinkesprovgorontalo- Program Indonesia Sehat Merupakan salah satu bagian dari agenda ke-5 dari program Nawacita guna Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia. Program Indonesia Sehat ini selanjutnya menjadi program utama Pembangunan Kesehatan yang kemudian direncanakan pencapaiannya melalui Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2015-2019, yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Kesehatan R.I. Nomor HK.02.02/Menkes/52/2015.

Yang lebih menarik dari program ini adalah dengan melakukan upaya melalui pendekatan keluarga sebagai sasaran agar mudah terjangkau serta untuk lebih mendekatkan/meningkatkan akses pelayanan kesehatan. Dan yang menjadi ujung tombak dari program Indonesia Sehat ini adalah Puskesmas. Sehingga, Puskesmas tidak hanya menyelenggarakan pelayanan kesehatan di dalam gedung, melainkan juga keluar gedung dengan mengunjungi keluarga di wilayah kerjanya.

Untuk lebih memaksimalkan program tersebut, Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo selaku perpanjangan tangan pusat di daerah melaksanakan Rapat Koordinasi Teknis Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan keluarga (Rakontek PIS-PK) tingkat Provinsi Gorontalo, Rabu (25/07/2018) di Hotel Damhil Kota Gorontalo.

Membuka kegiatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo dr. H. Triyanto S. Bialangi, M.Kes mengatakan, Pelaksanaan PIS-PK ini di lakukan oleh Puskesmas yang terintegrasi dengan manajemen Puskesmas yang meliputi P1 (Perencanaan), P2 (Penggerakan-Pelaksanaan), dan P3 (Pengawasan-Pengendalian-Penilaian).

Triyanto mengatakan, Puskesmas saat ini tidak hanya menyelenggarakan pelayanan kesehatan di dalam gedung tetapi juga ke luar gedung. Walaupun bekerja sama dengan UKBM yang dibina, Puskesmas tetap harus melakukan kunjungan langsung ke keluarga-keluarga di wilayah kerjanya. “Pada tahun 2019 nanti diharapkan PIS-PK sudah dilaksanakan di seluruh Puskesmas”,pungkas Kadinkes Triyanto.

Lebih lanjut dikatakan, Pemanfaatan data dan informasi dari profil kesehatan keluarga untuk pengorganisasian/pemberdayaan masyarakat dan manajemen Puskesmas. “Dengan konsep pendekatan keluarga program dan pelayanan Puskesmas dapat diselenggarakan secara terintegrasi sehingga lebih mudah dilaksanakan, lebih murah pembiayaan, lebih mencakup seluruh sasaran, lebih tepat sasaran dan berkesinambungan serta mengatasi permasalahan kesehatan yang ada di keluarga secara tepat dan tuntas”, terang Kadinkes.

Menurutnya, Pelaksanaan konsep pendekatan keluarga dengan baik dapat mewujudkan tujuannyayaitu Meningkatkan akses keluarga beserta anggotanya terhadap pelayanan kesehatan komprehensif, Mendukung pencapaian Standar Pelayanan Minimum (SPM) kabupaten/kota dan provinsi, Serta Mendukung pelaksanaan JKN.

“Dinas kesehatan provinsi dan kabupaten/kota berperan penting dalam pembinaan teknis, pemantauan dan pengendalian pada setiap tahapan pelaksanaan di wilayah kerjanya, mengembangkan sistem pelaporan, memberikan umpan balik hasil pelaporan dan melakukan pemetaan wilayah tingkat provinsi, kabupaten/kota dan Puskesmas”, pungkas Triyanto.

Untuk itu, lanjut Triyanto, diperlukan sebuah forum pertemuan yang dapat mempertemukan seluruh lintas program dan lintas sektor terkait untuk tercapainya target total coverage pelaksanaan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga pada tahun 2019. “Saya berharap agar pertemuan ini dapat menjadi momentum dalam menyukseskan pelaksanaan PIS PK di Provinsi Gorontalo”, pungkas Kadinkes.

Sejalan dengan penyampaian Kadinkes, Andriyanto Abdussamad, SKM, M.Kes selaku Ketua Panitia Rakontek, saat penyampaian laporan kegiatan mengatakan bahwa Kegiatan ini diharapkan dapat mengevaluasi pelaksanaan PIS PK di Provinsi Gorontalo. Selain itu, Asndriyanto mengatakan, Rakontek ini juga sekaligus sebagai wahana koordinasi terhadap lintas program dan lintas sektor terkait pelaksanaan PIS PK di Provinsi Gorontalo.

Peserta kegiatan Rakontek tersebut dihadiri oleh 191 orang yang berasal dari Dinas Kesehatan Kabupaten / Kota, yakni Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten / Kota, Sekretaris Dinas, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan beserta Kepala Seksi di Bidang Pelayanan Kesehatan, Kepala Bidang Binkesmas beserta Kepala Seksi di Bidang Binkesmas beserta penanggungjawab Program KIA dan Gizi, Kepala Bidang SDK, Kepala Bidang P2P, Kepala Puskesmas, Pengelola SIK Dinas Kesehatan Kabupaten /Kota Pengelola PIS PK di Puskesmas.

Pada Rakontek tersebut juga dilaksanakan Webinar dengan Balitbangkes Kementerian Kesehatan RI, dimana peserta Rakontek dapat berdialok dengan Kabadan Litbangkes Kemenkes RI Siswanto, MPH, DTM dan jajarannya.

 

Pewarta : Arman Saidi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five × 4 =

scroll to top