Makassar, DinkesP2KB – Pengembangan layanan subspesialistik dan kesiapan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Hasri Ainun Habibie Provinsi Gorontalo untuk menyelenggarakan pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit mendapat dukungan dari Prof. Dr. dr. Syakib Bakri, Sp.PD, K-GH, FINASIM.
Dukungan tersebut disampaikan Prof. Syakib saat bertemu dengan Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo Anang S. Otoluwa di kediamannya di Makassar, Jumat (18/09/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Prof. Syakib menyatakan kesiapan untuk membantu pemenuhan kebutuhan dokter subspesialis Penyakit Dalam di RSUD dr. Hasri Ainun Habibie. Dukungan tersebut mencakup pengembangan layanan sekaligus pemenuhan persyaratan rumah sakit untuk menyelenggarakan pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit melalui skema Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama (RSPPU).
Anang mengatakan, dukungan Prof. Syakib menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat kapasitas layanan RSUD dr. Hasri Ainun Habibie, khususnya pada bidang Penyakit Dalam.
“Beliau menyampaikan kesiapan untuk membantu Gorontalo, terutama dalam pemenuhan dokter subspesialis Penyakit Dalam di RSUD dr. Hasri Ainun Habibie. Dukungan ini bukan hanya untuk pengembangan layanan, tetapi juga untuk memenuhi persyaratan dalam penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit,” kata Anang.
Menurut Anang, keterlibatan tenaga ahli dan akademisi senior dari Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) diharapkan dapat mempercepat penguatan sumber daya manusia serta pengembangan layanan subspesialistik di RSUD dr. Hasri Ainun Habibie.
“Ini merupakan peluang yang sangat baik bagi Gorontalo. Kita ingin pengembangan rumah sakit berjalan seiring dengan penguatan kompetensi tenaga medis dan tersedianya layanan subspesialistik yang dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Prof. Syakib Bakri merupakan putra Gorontalo dan salah satu tokoh senior pada Bagian Penyakit Dalam FK Unhas. Ia merupakan dokter spesialis Penyakit Dalam Konsultan Ginjal Hipertensi yang memiliki kompetensi dalam penanganan berbagai kasus Penyakit Dalam, khususnya penyakit ginjal dan hipertensi.
Lulusan FK Unhas tahun 1976 tersebut memiliki keahlian dalam penanganan penyakit ginjal dan hipertensi, baik dari aspek preventif, kuratif maupun rehabilitatif, termasuk pengelolaan gangguan fungsi ginjal dan pengendalian tekanan darah.
Anang menambahkan, komunikasi dan kolaborasi dengan para pakar kesehatan yang memiliki keterkaitan dengan Gorontalo akan terus diperkuat sebagai bagian dari strategi pengembangan RSUD dr. Hasri Ainun Habibie.
“Yang kita bangun bukan hanya infrastrukturnya, tetapi juga ekosistem pelayanan dan pendidikan. Karena itu, dukungan para pakar dan institusi pendidikan menjadi sangat penting agar RSUD dr. Hasri Ainun Habibie dapat berkembang sebagai rumah sakit rujukan sekaligus rumah sakit yang mampu mendukung pendidikan dokter spesialis,” pungkasnya.
Rilis : ILB
Editor : MD
Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram
