Kota Gorontalo, DinkesP2KB – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo menuntaskan seluruh rangkaian Penilaian Posyandu dan Kader Posyandu Berprestasi Tingkat Provinsi Gorontalo Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai 3 hingga 7 Agustus 2026, dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota sebagai bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dasar berbasis masyarakat.
Kepala Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo yang diwakili Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Syafiin S. Napu, menjelaskan bahwa proses penilaian dilakukan secara menyeluruh dengan mengedepankan prinsip objektivitas, transparansi, dan kesesuaian terhadap standar penyelenggaraan Posyandu yang telah ditetapkan.
“Penilaian ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi instrumen evaluasi untuk mengukur kualitas pelayanan Posyandu sekaligus mendorong inovasi dan semangat kader dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami berharap hasilnya dapat menjadi motivasi bagi seluruh Posyandu di Gorontalo untuk terus berkembang,” ujar Syafiin, Jumat (7/8/2026).

Rangkaian penilaian dimulai pada 3 Agustus 2026 di Posyandu Kutilang, Desa Sipayo, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato. Selanjutnya pada 4 Agustus tim melakukan penilaian di Posyandu Delima, Desa Bolihutua, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo.
Penilaian berlanjut pada 5 Agustus di Posyandu Albi I, Desa Molingkapoto Selatan, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara. Kemudian pada 6 Agustus tim mengunjungi Posyandu Mawar, Desa Molopatodu Atas, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo, sebelum menutup rangkaian kegiatan pada 7 Agustus di Posyandu Angkasa, Desa Lombongo, Kecamatan Suwawa Tengah, Kabupaten Bone Bolango.
Tim penilai merupakan unsur lintas sektor yang terdiri atas Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo, Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (P3A PMD) Provinsi Gorontalo. Keterlibatan berbagai pemangku kepentingan tersebut diharapkan mampu menghasilkan penilaian yang komprehensif terhadap penyelenggaraan Posyandu maupun peran kader dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.
Menurut Syafiin, Posyandu memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan primer. Karena itu, kualitas kelembagaan Posyandu dan kapasitas kader perlu terus diperkuat agar mampu menjawab tantangan transformasi layanan kesehatan di tingkat desa dan kelurahan.
“Kami mengapresiasi seluruh pemerintah kabupaten/kota, pemerintah desa, kader Posyandu, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan penilaian ini. Sinergi yang kuat menjadi modal penting untuk menghadirkan Posyandu yang semakin aktif, berkualitas, dan mampu memberikan pelayanan yang berdampak bagi kesehatan masyarakat,” tambahnya.
Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo menyampaikan bahwa seluruh tahapan penilaian lapangan telah selesai dilaksanakan. Selanjutnya, tim penilai akan melakukan proses rekapitulasi dan verifikasi hasil sebelum menetapkan serta mengumumkan pemenang Penilaian Posyandu dan Kader Posyandu Berprestasi Tingkat Provinsi Gorontalo Tahun 2026 pada waktu yang akan ditentukan.
Rilis : ILB
Editor : MD
Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram
