UPTD Puskesmas Molingkapoto Laksanankan Sosialisasi dan Pencanangan Terapi Pencegahan Tuberkulosis

WhatsApp-Image-2023-10-12-at-19.14.24_e7696ddf.jpg

Sosialisasi dan Pencanangan Terapi Pencegahan Tuberkulosis di wilayah kerjanya, Kamis (12/10/2023) di bertempat Puskesmas Molingkapoto.

Kabupaten Gorontalo Utara, Dinkesprov – Puskesmas Molingkapoto Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) menggelar sosialisasi dan Pencanangan Terapi Pencegahan Tuberkulosis di wilayah kerjanya, Kamis (12/10/2023) di bertempat Puskesmas Molingkapoto.

Tuberkulosis masih menjadi masalah global dan salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia, penyakit ini juga menyumbang pembiayaan kesehatan yang cukup besar.

“Data menunjukan saat ini Indonesia merupakan negara ke-2 dengan beban TB terbanyak di dunia. Dimana 1 orang terinfeksi kuman TB setiap 3 detik, dengan angka kematian 55 jiwa per 100.000 penduduk,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Utara, Sri Fenty N. Saggaf disela-sela kegiatan.

Dalam rangka penanggulangan tuberkulosis di Indonesia, Pemerintah Pusat telah menerbitkan Peraturan Presiden No. 67 Tahun 2021 tetang Penanggulangan Tuberkulosis yang mengatur strategi dan target pencapaian bebas TB 2030.

“Tentunya kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menjalankan amanat Perpres tersebut dan dalam upaya meningkatkan taraf kesehatan di Kabupaten Gorontalo Utara, khususnya wilayah kerja Puskesmas Molingkapoto,” ungkap Fenty.

Kadinkes Gorut yang hadir bersama jajaran mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap dapat menjadi Percontohan kegiatan serupa di Puskesmas Lainnya.

“Semoga Kegiatan ini dapat memberi sumbangsih pemberantasan Tuberkulosis di Wilayah Gorontalo Utara,” ujarnya.

Acara tersebut menghadirkan narasumber berkompeten yaitu dokter spesialis penyakit dalam dari RSUD Zainal Umar Sidiki Ferdiyanto Dayi.

Dalam pemaparannya, Ferdi menekankan penting melakukan pencegahan tuberkulosis dengan salah satunya melalui pemberian terapi pencegah pada kelompok resiko.

“Adapun kelompok beresiko yang perlu medapatkan TPT adalah (1) pasien ODHIV, (2) Kontak serumah pasien tuberkulosis dengan hasil dahak positif (3) kelompok yang memilki daya tahan tubuh rendah. Pemberian TPT akan menjadi harapan baru pemberantasan Tuberkulosis dalam upaya mewujudkan Eliminasi TB 2030,” kata Ferdi.

Dalam laporannya kepala Puskesmas Molingkapoto S. Galuh Pawestri, menyampaikan kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari Pertemuan Mini Lokakarya Lintas Sektor, melihat belum tercapainya target capaian indikator Tuberkulosis di Puskesmas Molingkapoto.

Hadir pada acara tersebut Jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Utara, Camat Kwandang, Para Kepala Desa, Klinik Jejaring, Kader dan Masyarakat.

Pada kesempatan itu, Camat Kwandang Muhtar Mahmud menegaskan Komitmen pemerintah kecamatan dan juga menginstruksikan kepada seluruh kepala desa dan lintas sektor untuk dapat membantu Puskesmas dalam rangka penanggulangan Tuberkulosis dan pemberian TPT.

Rilis : PKM Molingkapoto
Editor : Nancy Pembengo/MD

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 − one =

scroll to top
Bahasa »