Ungkap Masalah Kesehatan Di Desa, Sekcam Berharap Penyusunan RKPDes Libatkan Kader

IMG-20191127-WA0017.jpg

Minilokakarya Lintas Sektor Puskesmas Pilohayanga Kabupaten Gorontalo, Rabu (27 /11/2019) di Aula Kantor Puskesmas

Kabupaten Gorontalo, Dinkesprov – Puskesmas Pilohayanga Kabupaten Gorontalo melaksanakan Minilokakarya (Minlok) Lintas Sektor, Rabu (27/11/2019) di Aula Kantor Puskesmas. Acara dihadiri oleh Sekretaris Kecamatan Telaga, Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Koramil, Kepolisian Sektor Telaga, KUA, Cabang Diknas, para Kepala di wilayah kerja Puskesmas dan Tim pendamping dari Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo.

Kepala Puskesmas Pilohayanga Chindra Dewi Tangahu, SKM mengungkapkan Minlok yang dilaksanakan kali ini adalah yang terakhir di tahun 2019 dan diharapkan dukungan dari aparat desa dan masyarakat dalam mencapai derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. Puskesmas juga telah melalui proses akreditasi dengan hasil Madya dan semoga di tahun yang akan datang bisa mencapai Paripurna.

Paparan oleh Kepala Puskesmas Pilohayanga Kabupaten Gorontalo

Selain itu, tahun 2020 banyak kegiatan inovasi yang akan dilakukan oleh puskesmas diantaranya Buku Laporan Stunting (Burasa), Gerakan Masyarakat Mendukung ASI Eksklusif (Gambusi) dan Buku Saku Suami sehingga diharapkan lintas sektor dapat turut serta memberikan dukungan dan partisipasi.

Chindra juga siap memfasilitasi tenaga ahli dalam peningkatan pengetahuan dan kapasitas kader kesehatan jika desa menyelenggarakan kegiatan Orientasi Kader.

Camat Telaga yang diwakili Sekretaris Kecamatan (Sekcam) H. Romi Alulu, SE saat membuka acara Minlok Lintas Sektor mengatakan bahwa masih banyak program kesehatan yang belum mencapai target diharapkan mendapat dukungan dari desa.

Sekcam juga mengungkapkan, dalam pembahasan RKA yang dipimpin oleh Bupati Gorontalo ditegaskan bahwa dana desa harus dapat memberikan kontribusi pada program di bidang kesehatan.

Sekcam juga menekankan agar pertemuan hari ini mencari solusi masalah kesehatan, dan diharapkan kepada Kepala desa saat penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) harus mengundang dan melibatkan kader agar masalah kesehatan dapat terungkap.
“Kader harus berani menyuarakan masalah kesehatan yang ada di desa” tegas Sekcam.

Rilis : MD
Editor : Nancy Pembengo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

19 + 8 =

scroll to top
X