Tim Penggerak PKK Go To School, Dinkes Provinsi Gelar Skrining Kesehatan Jiwa dan Edukasi PHBS

IMG-20230802-WA0015.jpg

Penjagub Ismail Pakaya melaunching Program Tim Penggerak PKK Go To School di SMAN 4 Gorontalo.

Kota Gorontalo, Dinkesprov – Penjabat Gubernur Gorontalo, Ismail Pakaya melaunching Program Tim Penggerak PKK goes to school, Rabu (02/08/2023) di SMA Negeri 4 Gorontalo.

Penjagub Ismail saat diwawancarai mengatakan program ini akan menyasar anak-anak di Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan sederajat.

“Tapi hari ini yang kita launching adalah di pilot project dua sekolah, yaitu SMA 4 dan SMA 7 Gorontalo,” ungkap Ismail.

Program ini diharapkan bisa berjalan dengan baik sehingga bisa membina anak-anak yang akan mengikuti program ini baik dari sisi karakter, etika, pengetahuan, keilmuan dan keagamaan. Selain itu, Penjagub menekankan salah satu unsur membentuk karakter siswa adalah dengan memperhatikan aspek kesehatan.

“Dari sisi kesehatan ini juga ada kesehatan jasmani ada rohani, saya kira ini semua berkaitan dan apa yang dilakukan oleh ibu-ibu PKK kerja sama dengan lembaga dan dinas OPD pemerintah Provinsi Gorontalo ini, mudah-mudahan menjadi satu kegiatan yang sangat bermanfaat bagi anak-anak,” imbuhnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo diwakili Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Jaminan Kesehatan Masyarakat, Afriyani Katili menjelaskan keterlibatan Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo pada program yang digagas Tim Penggerak PKK Provinsi adalah melakukan edukasi dan skrining kesehatan jiwa bagi siswa SMA.

“Kita mengambil peran di pelaksanaan skrining kesehatan jiwa dengan sampel anak atau siswa sebanyak 60 siswa jadi 30 siswa yang berasal dari SMA 4 Gorontalo dan 30 siswa dari SMA 7 Gorontalo, Nah setelah ada hasil dari pelaksanaan skrining kesehatan jiwa ini akan kami serahkan kembali ke PKK yang akan di tindaklanjuti dengan intervensi selanjutnya,” jelas Afriyani.

Selain melakukan skrining kesehatan jiwa, Dinkes Provinsi akan melakukan sosialisasi dan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di dua sekolah yang menjadi pilot project ini.

“Jadwal selanjutnya mulai tanggal 26 Agustus dan 1 September tahun 2023 akan dilakukan sosialisasi PHBS di sekolah baik di SMA 4 dan SMA 7 Gorontalo,” pungkas Yayu sapaan akrabnya.

Launching Tim Penggerak PKK goes to school ditandai dengan pemukulan alat musik tradisional polopalo yang dilakukan oleh Penjabat Gubernur, Ketua Tim Penggerak PKK dan pimpinan OPD Provinsi yang sempat hadir. Pada kesempatan itu, selain melakukan skrining kesehatan jiwa dibawah komando Ketua Tin Kerja UPL dan Keswa, Helen Kadir juga dilakukan edukasi PHBS yang dilakukan oleh Kepala Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Nancy Pembengo.

Rilis : MD/ILB
Videografer : SIRB
Foto : Aripin
Editor : Nancy Pembengo

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three + 12 =

scroll to top
Bahasa »