Penilaian Posyandu Tingkat Nasional Memasuki Babak Akhir, Menyisakan 2 Nominasi

IMG-20210623-WA0024.jpg

Penyambutan Tim Penilai Nasional Posyandu di Desa Timbuolo Tengah Kecamatan Botupingge Kabupaten Bone Bolango

Kabupaten Bone Bolango, Dinkesprov – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melakukan penilaian Posyandu di Provinsi Gorontalo. Adapun lokasi penilaian di Posyandu Tiara, Desa Timbuolo Tengah, Kecamatan Botupingge Kabupaten Bone Bolango, Rabu (23/06/2021).

Kedatangan Tim disambut hangat Bupati Bone Bolango, Hamim Pou dan Ketua Tim Penggerak PKK, Lolly Junus beserta masyarakat Desa Timbuolo Tengah. Posyandu Tiara adalah salah satu dari dua Nominasi Nasional selain posyandu di Provinsi Jawa Barat.

Saat diwawancarai tim Infokom, Bupati Hamim Pou menyampaikan bahwa penilaian ini adalah apresiasi kepada kader di desa.
“Lewat penilaian hari ini memotivasi posyandu-posyandu yang lain di Bone Bolango untuk menggencarkan kegiatan di posyandu, saya berharap posyandu harus menjadi posyandu plus dengan kegiatan-kegiatan lainnya dengan melibatkan ibu dan anggota keluarga”, ucapnya.

Hamim juga berharap posyandu bisa berupaya berinovasi dan dapat menjadi lembaga kemasyarakatan desa.
“Dengan demikian kegiatan dan pendanaan bisa di alokasikan melalui dana desa termasuk honor kader posyandu. Selain itu dengan pengelolaan posyandu yang bagus, ini juga salah satu upaya menciptakan generasi yang cerdas, lebih kuat dan terutama dalam pencegahan stunting”, ungkap Hamim.

Intan Endang S.D, SKM, MKM., selaku Ketua Tim Penilai Posyandu menjelaskan, bahwa kegiatan ini adalah merupakan pembinaan kepada Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM).

Wawancara Tim Penilai dengan kader posyandu

“Salah satu kegiatan pembinaan adalah lomba dan lomba ini merupakan apresiasi atas prestasi”, kata Intan.

Selain itu, tim dari Kemenkes berharap posyandu Tiara menjadi Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD).
“Sesuai Permendagri nomor 18 tahun 2018 dan tadi Bapak Bupati sampaikan akan membuat surat edaran dan dampaknya posyandu akan menjadi suatu lembaga yang dipercaya pemerintah Kabupaten untuk menggerakkan masyarakat hidup sehat khususnya sasaran bayi dan balita agar tidak ada yang stunting di Kabupaten Bone Bolango”, ucap Intan.

Intan juga menilai, keberhasilan pembinaan tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah, tim Penggerak PKK Provinsi, Kabupaten, Kecamatan hingga Desa.

Secara keseluruhan dari verifikasi lapangan ini tim menemukan kegiatan spesifik yang ada di posyandu.
“Ada yang khas disini seperti SPS (Satuan PAUD Sejenis) dan satu lagi yang saya ketemu kegiatan membuat PMT dan dengan tanaman hidroponik yang diolah menjadi makanan tambahan yang berbentuk jus dan ice krim yang mana anak-anak suka sehingga dapat meningkatkan gizi dari anak tersebut”, pungkasnya.

Kadinkes Provinsi Gorontalo dr. Yana Yanti Suleman, SH., memberikan apresiasi atas penilaian Posyandu ini.
“Bone Bolango sudah dua kali kedatangan tim penilai nasional, sebelumnya untuk Eliminasi Malaria dan kali ini adalah Posyandu, dan ini harus menjadi motivasi juga bagi Kabupaten lain untuk bisa tampil secara nasional, tentunya yang menjadi tujuan utamanya adalah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya”, ungkap dr. Yana

Rilis : Neki/Naning
Foto : Arvan
Editor : Nancy Pembengo/MD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sixteen + fifteen =

scroll to top