Penanganan Stunting, TPPS Harus Membentuk Ekosistem Terpadu

IMG-20230808-WA0001.jpg

Rapat koordinasi penyusunan laporan TPPS Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Kota Gorontalo, Dinkesprov – Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Budiyanto Sidiki membuka secara resmi Rapat Koordinasi Penyusunan Laporan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), Senin (07/08/2023) di Hotel Yulia Kota Gorontalo.

Menurut Budi, Stunting harus ada intervensi melalui berbagai upaya dan tidak bisa dibiarkan. Menurutnya, fokus penanganan stunting tidak hanya fokus pada masalah gizi tapi juga fokus pada penanganan kesehatan.

“Karena biasanya anak-anak sakit itu pengaruh ke tinggi dan berat badan tapi terhadap resiko stunting itu intervensinya banyak karena sebelum jadi calon pengantin dia sudah ada perbaikan mindsetnya bagaimana menjadi ibu rumah tangga atau jadi pengantin yang baik terutama pola asuh terhadap anak,” ujar Budi.

Budi mengungkapkan, tahapan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) adalah periode yang penting sampai bayi usia dua tahun.

“Selama periode itu banyak program kegiatan oleh TPPS jadi bagian konsolidasi program diawasi dan dibagi ke semua OPD kemudian diintervensi yang selanjutnya dievaluasi dan apakah resiko stunting itu bisa dijaga sampai diatas 2 tahun, kalau itu kita lakukan secara rutin maka itu membentuk ekosistem secara terpadu tiap tahun sehingga kita bisa optimis turunkan stunting hingga 14% bahkan lebih dari itu,” ungkap Budi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa berharap ke depan kegiatan TPPS ini tidak hanya ada di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota, tapi yang paling penting harus sampai di Kecamatan dan Desa.

“Nah ini yang harus kita evaluasi sama-sama untuk melihat sejauh mana efektivitas dari TPPS di tingkat Desa terutama dan Kecamatan,” pungkas Anang.

Kegiatan BKKBN Provinsi Gorontalo ini menghadirkan perwakilan dari pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota diantaranya Bapppeda, Dinas Kesehatan, OPDKB, Perguruan Tinggi dan Satgas stunting.

Rilis : MD/ILB
Videografer : Aripin
Editor : Nancy Pembengo

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nineteen − seventeen =

scroll to top
Bahasa »