Pandemi Covid-19, Pelayanan Bagi Pasien Anak Kurang Mampu Tetap Berjalan

WhatsApp-Image-2020-06-18-at-10.13.53.jpeg

Kasie Pembiayaan Jaminan Kesehatan Afriyani Katili dan Tim saat berada di rumah pasien anak Ziyad Syarif Hintalo umur 6 tahun dengan alamat Desa Lombongo Kecamatan Suwawa Tengah Kabupaten Bone Bolango

Kabupaten Bone Bolango, Dinkesprov – Selama Tanggap Darurat Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), jajaran Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota tetap melakukan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Hal itu dibuktikan dengan respon cepat dalam pelayanan korban terdampak banjir di Kota Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango, juga terkait laporan warga terhadap pasien kurang mampu yang membutuhkan penanganan medis tingkat lanjut.

Kadinkes Provinsi Misranda Nalole begitu mendapat informasi ada pasien anak dalam kondisi yang memprihatinkan segera mengintruksikan jajaran untuk segera menindaklanjuti. Pasien ini atas nama Ziyad Syarif Hintalo umur 6 tahun dengan alamat Desa Lombongo Kecamatan Suwawa Tengah Kabupaten Bone Bolango dan di diagnosa Kanker Otak.

“Kami mendapat info malam minggu (13/06/2020) esoknya hari minggu tanggal 14 Juni langsung di lakukan survei pasien, senin melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bone Bolango dan Puskesmas Suwawa Tengah untuk dilakukan tindak lanjut perawatan pasien dengan memperhatikan protokol kesehatan pada masa Pandemi Covid-19 ini” kata Misranda.

Adik Ziyad saat dibawa ke praktek dokter spesialis

Sementara itu Kasie Pembiayaan Jaminan Kesehatan Afriyani Katili menjelaskan, bahwa pada hari Selasa pagi (15/06/2020) sesuai protokol kesehatan dilakukan rapid test oleh petugas Puskesmas Suwawa Tengah. “Malam harinya pasien kami bawa ke dokter praktek Akbar Patuti, Spesialis bedah saraf dan langsung diberi pengantar rawat inap ke RSUD dr. Aloei Saboe Kota Gorontalo dan hari Rabu tanggal 17 Juni masuk dan menjalani rawat inap di RSAS” ungkap Afriyani.

Pasien ini telah dioperasi di RSUD dr. Aloei Saboe pada tahun 2019. Kondisi pasien masih belum sembuh tetapi tidak mendapat perawatan karena Kartu Indonesia Sehat (KIS) sudah tidak aktif lagi.

“Saat ini, seluruh biaya rawat inap ditanggung melalui dana perawatan Jamkesta Provinsi Gorontalo dan Kartu KIS yang bersangkutan sudah didaftarkan kembali oleh Dinas Sosial Bone Bolango dan akan aktif bulan depan” ucap Afriyani.

Dalam penanganan pasien ini, menurut Afriyani sangat cepat respon yang diberikan oleh Kepala Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan Dinas Dukcapil Kabupaten Bone Bolango serta Puskesmas Suwawa Tengah.
“Peran dan dukungan Lintas sektor terkait sangat membantu penanganan pasien dan itu perlu diberikan apresiasi” pungkasnya.

Rilis : MD
Editor : Nancy Pembengo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nine − three =

scroll to top