Nakes RSUD dr. Hasri Ainun Habibie Mulai Disuntik Vaksin Moderna

IMG-20210804-WA0010.jpg

Vaksin Covid-19 Moderna yang digunakan sebagai booster bagi Tenaga Kesehatan.

Kabupaten Gorontalo, Dinkesprov – Pemerintah Provinsi Gorontalo menggelar penyuntikan perdana vaksin Moderna bagi tenaga kesehatan (nakes) yang ada di RSUD dr. Hasri Ainun Habibie, Rabu (04/08/2021). Vaksinasi ini sebagai booster bagi nakes yang melaksanakan tugas di zona merah yang melayani dan merawat pasien konfirmasi positif Covid-19.

Gubernur Gorontalo, H. Rusli Habibie menyaksikan penyuntikan perdana vaksin Moderna bersama Forkopimda diantaranya Kapolda Gorontalo, Ketua Pengadilan Tinggi, Kepala BIN Daerah Gorontalo dan Korem Gorontalo.

Gubernur Rusli berharap agar nakes tidak ragu dan berani serta meyakini bahwa vaksin ini memberikan manfaat bagi nakes sebagai garda terdepan dalam penanganan Covid-19.

Gubernur Gorontalo H. Rusli Habibie menyaksikan penyuntikan perdana vaksin Moderna bagi tenaga kesehatan di RSUD dr. Hasri Ainun Habibie.

“Saya katakan tidak usah takut, tidak usah khawatir karena ini sudah diuji coba dan sudah berhasil. Jadi jangan takut dan harus berani, kalian ini (nakes) ujung tombak saya, ujung tombak Pak Presiden itu nakes dimana setiap hari dokter, tenaga medis terpapar bahkan ada yang meninggal”, kata Gubernur Rusli Habibie.

Pada penyuntikan perdana ini kata Direktur RSUD dr. Hasri Ainun Habibie, dr. Fitriyanto Rajak ditargetkan seluruh nakes yang ada di RSUD dr. Hasri Ainun Habibie minggu kedua bulan Agustus sudah harus selesai divaksinasi Moderna.

“Moderna berdasarkan hasil penelitian efikasinya sampai dengan 92% dan secara keseluruhan rumah sakit melayani covid tapi yang prioritas adalah yang betul-betul kontak, akan tetapi rumah sakit kita melayani pasien Covid-19 secara otomatis virus ini sudah bertebaran disini sehingga seluruh tenaga yang bekerja di rumah sakit pasti terkontak, makanya seluruh tenaga yang bekerja mau tidak mau harus di vaksin”, pungkas dr. Fito.

Vaksinasi perdana dosis ketiga bagi nakes di RSUD dr. Hasri Ainun Habibie diikuti sebanyak 27 orang dengan rincian dokter spesialis 7 orang, dokter umum 6 orang, perawat sejumlah 12 orang, bidan 1 orang dan tenaga evakuasi sebanyak 1 orang.

Rilis : MD/Andi
Foto/Video : Monik/AIS
Video Editor : Reza
Editor : Nancy Pembengo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four × 1 =

scroll to top