Mantap, Provinsi Gorontalo Miliki Laboratorium Berstandar Akreditasi Penuh Dari Kemenkes RI

IMG-20200610-WA0011.jpg

UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi Gorontalo

Kota Gorontalo, Dinkesprov – Berbekal Sertifikat Akreditasi Penuh yang dikeluarkan oleh Komite Akreditasi Laboratorium Kesehatan (KALK) Kementerian Kesehatan RI No. 184/S/ KAKL-P/II/2019, Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) milik Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo memaksimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan ditunjang oleh fasilitas laboratorium kesehatan yang memadai, dimana alat kesehatan (Alkes) yang digunakan sudah lebih modern serta didukung oleh tenaga penunjang yang memiliki kompetensi di bidang laboratorium kesehatan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Plh. Kepala UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi Gorontalo, Ahmad Yamin Ahsan, SKM, M.Kes saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (10/06/2020)

“Labkesda yang berada di alamat jalan Taman Anggrek 1, Kelurahan Dembe II, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo ini diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin memeriksakan kesehatannya, terutama pemeriksaan sejumlah jenis penyakit yang umum diderita masyarakat seperti : kolesterol, trigliserida, gula darah dan asam urat, pemeriksaan narkoba, serta pemeriksaan kualitas air bersih dan air limbah”, jelas Yamin Ahsan.

Ditambahkannya, semenjak menerima sertifikat Akreditasi Penuh dari KALK tersebut, jumlah masyarakat yang ingin memeriksakan kesehatan klinik meningkat sekitar rata – rata 164 orang perbulan selang tahun 2019. Hal ini menjadikan Labkesda meningkatkan motivasi kerjanya dalam memaksimalkan pelayanan.

“Karena ke depan Labkesda ini bukan hanya tempat pelayanan kesehatan terhadap masyarakat, tetapi juga sebagai salah satu institusi pelayanan kesehatan yang berkontribusi besar dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD)” kata Yamin.

Sebagai Gambaran PAD UPTD Labkesda dalam 2 tahun terakhir yakni tahun 2018 sebesar Rp.294,884,000 melampaui target Rp. 200.000.000, sedangkan Tahun 2019 sebesar Rp. 354,392,500 melampaui target 250.000.000. PAD sampai dengan bulan April 2020 sebesar Rp. 95,026,009. Tahun 2020 ini kami diberi target PAD sebesar Rp. 300.000.000. Kemungkinan target ini bisa dicapai atau dilampaui apabila perkembangan virus covid-19 sudah bisa dikendalikan.

“Kami juga selalu menghimbau dan mengajak masyarakat untuk memanfaatkan laboratorium ini sebaik mungkin”, ungkap Yamin Ahsan.

Mengakhiri wawancara, Yamin Ahsan mengharapkan partisipasi masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan di Labkesda, karena pelayanan yang diberikan sangat terjangkau, terbaik dan berkualitas.

“Ayo, lakukan pemeriksaan kesehatan di Labkesda. Pelayanan prima adalah, jiwa kami, kepuasan anda adalah tujuan kami”.

Rilis : Iwan & Arvan
Editor : Nancy Pembengo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three × 1 =

scroll to top