Manajemen Logistik Obat dan BMHP Dibutuhkan Dalam Penyimpanan dan Distribusi Obat

WhatsApp-Image-2021-03-02-at-22.45.15.jpeg

Advokasi Pemenuhan Persyaratan Teknis dan Penerapan Sistem Manajemen Mutu di Instalasi Farmasi Pemerintah yang dibuka secara virtual oleh Kadinkes Provinsi dr. Yana Yanti Suleman, SH

Kota Gorontalo, Dinkesprov – Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo melalui Seksi Tata Kelola Obat dan Pelayanan Kefarmasian melaksanakan pertemuan Advokasi Pemenuhan Persyaratan Teknis dan Penerapan Sistem Manajemen Mutu di Instalasi Farmasi Pemerintah di Provinsi bertempat di Aula Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Selasa (02/03/2021) dengan menghadirkan narasumber dari Direktorat Tata Kelola Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Konsultan ISO dan Instalasi Farmasi Kabupaten Tangerang yang sudah memperoleh sertifikat ISO.

“Mutu pelayanan kesehatan salah satunya ditentukan oleh ketersediaan obat yang cukup dan terjamin mutu, khasiat dan keamanannya, demi terpenuhinya harapan tersebut tentunya harus didukung oleh adanya manajemen yang baik dalam pelaksanaan pengelolaan obat di instalasi farmasi“, ungkap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, dr. Yana Yanti Suleman, SH saat membuka dengan resmi pertemuan tersebut secara virtual.

Yana menambahkan, manajemen logistik obat dan BMHP yang baik akan memberikan kemudahan untuk mengelola penyimpanan dan distribusinya sehingga berdampak pada pemenuhan kebutuhan obat dan logistik yang terjamin mutu dan kualitasnya.

“Terlebih lagi untuk vaksin yang penyimpanannya memerlukan perlakuan khusus, penting untuk menjaga stabilitas dan efikasinya dengan memastikan semua rantai dingin vaksin terjaga dengan baik”, ujarnya.

Peserta pertemuan ini terdiri dari Instalasi Farmasi Provinsi dan Kabupaten/Kota, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan juga Bappeda Kabupaten/Kota.

Rilis : Indah / ILB / AIS
Editor : Nancy Pembengo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

12 + one =

scroll to top