Libur Natal dan Tahun Baru Layanan Kesehatan Di Gorontalo Siaga

WhatsApp-Image-2018-12-22-at-7.13.56-AM.jpeg

Gorontalo, Dinkesprov – Menteri Kesehatan RI, Nila Farid Moeloek, telah menyurati seluruh Gubernur terkait Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan pada Situasi Khusus Libur Hari Raya Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Menkes Nila juga menginstruksikan agar seluruh Kepala Dinas Kesehatan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk menyiapkan dan menyiagakan dukungan layanan kesehatan.

Menyikapi hal itu, Jajaran Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo dan Kabupaten/Kota telah menyiapkan personil dan sarana pelayanan kesehatan di sepanjang jalur yang akan dilewati oleh masyarakat yang akan menikmati libur panjang serta yang akan pulang kampung untuk merayakan Natal dan Tahun baru.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, dr. H. Triyanto S. Bialangi, M.Kes mengatakan bahwa layanan di upayakan 1 x 24 jam terutama di Puskesmas dan Rumah Sakit yang ramai dilewati pemudik yang pulang kampung. Demikian juga di terminal, bandara, pelabuhan serta Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang dekat dengan tempat-tempat wisata.

“Jumlah Layanan Kesehatan yang siaga di Provinsi Gorontalo antara lain 9 (sembilan) Rumah Sakit, Pelabuhan Gorontalo, Bandara Jalaludin dan pos yang dibentuk di fasyankes yang ada di Kabupaten/Kota dengan jumlah 32 Pos layanan kesehatan” ungkap dr. Triyanto.

Kadinkes juga mengungkapkan bahwa pada musim mudik dan libur panjang, risiko kecelakaan lalu lintas biasanya akan meningkat. Untuk itu, perlu upaya bersama untuk mencegah dan menanggulangi situasi kegawatdaruratan secara terpadu.

“Terkait kegawatdaruratan dan evakuasi medik kita memiliki public safety center (PSC). Laporkan kejadian gawat darurat medis dengan menghubungi nomor 119 untuk menangani kecelakaan dan kegawatdaruratan medik lainnya,” kata Kadinkes.

Kadinkes juga mengharapkan agar semua masyarakat senantiasa memperhatikan faktor resiko kesehatan masing-masing serta memperhatikan kebersihan dan asupan makanan dan minuman dalam rangka pencegahan dan pengendalian penyakit.

“Jaga kesehatan dengan berperilaku hidup bersih dan sehat di perjalanan, dan utamakan keselamatan,” tandasnya.

Rilis : MD
Editor : Nancy Pembengo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sixteen − 8 =

scroll to top