Kunjungan Kerja Gubernur, Dinkes Laksanakan Pelayanan Kesehatan Gratis

Kunker.jpeg

Dinkesprovgorontalo- Pemerintah Provinsi Gorontalo telah menetapkan bahwa bidang Kesehatan merupakan Program Prioritas Daerah sebagaimana yang tercantum dalam Visi dan Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo Bapak Drs.H. Rusli Habibie, M.AP dan Bapak Dr. Drs. H. Idris Rahim, MM, sehingga dalam setiap kunjungan kerja Gubernur Gorontalo di Kecamatan selalu dilakukan Pelayanan Kesehatan Terpadu dan Pengobatan Massal yang dilaksanakan oleh Tim dari Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo.

Pada kunjungan kerja Gubernur di Desa Huangobotu Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango, Rabu 05 September 2018, tim dari Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo turut serta melakukan Pelayanan Kesehatan sebagai komitmen dalam mengimplementasikan Program pemerintah Provinsi Gorontalo di bidang Kesehatan.

Dalam kunjungan kerja Gubernur kali ini turut serta Ketua Forikan sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo, Ibu Idah Syahidah Rusli Habibie. Dalam kesempatan itu, beliau mensosialisasikan akan pentingnya konsumsi ikan untuk pertumbuhan anak.

Dijelaskannya, konsumsi ikan adalah program pemerintah untuk mencerdaskan anak
bangsa dan turut serta mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Idah juga mengatakan, bahwa saat ini sementara berlangsung program Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yaitu Kampanye Imunisasi Campak dan Rubella di Provinsi Gorontalo.

“Semua warga yang berusia 9 bulan dan kurang dari 15 tahun harus di Imunisasi Campak dan Rubella yang dilaksanakan mulai tanggal 1 Agustus sampai dengan 30 September 2018”, pungkasnya.

Perlu diketahui, Desa Huangobotu berada di pesisir pantai selatan Provinsi Gorontalo dengan jumlah penduduk 1637 jiwa dan mayoritas masyarakatnya merupakan nelayan sejumlah 265 orang.

Pada kunjungan kali ini Gubernur Gorontalo selain menyerahkan bantuan dan menggelar bazar murah, juga dilaksanakan pengobatan massal dengan jumlah masyarakat yang dilayani sebanyak 66 orang dan penyakit terbanyak adalah hipertensi, dermatitis dan ditemukan suspect TB.

 

Autor by M. Dangkua

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two − one =

scroll to top