Kesehatan Olahraga Dapat Mencegah Peningkatan Penyakit Tidak Menular

IMG-20220915-WA0020-e1663243317602.jpg

Kegiatan Pembinaan Kebugaran Jasmani Kelompok Olahraga

Kota Gorontalo, Dinkesprov – Untuk mewujudkan sumber daya manusia Indonesia yang produktif dan berdaya saing dipengaruhi oleh beberapa aspek, termasuk status atau kondisi kesehatan. Upaya kesehatan olahraga ditujukan untuk mewujudkan masyarakat Indonesia agar sehat, bugar dan produktif.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, dr. Yana Yanti Suleman, SH., saat membuka kegiatan Pembinaan Kebugaran Jasmani Kelompok Olahraga, Kamis (15/09/2022) di Grand Q Hotel Kota Gorontalo, menjelaskan masyarakat pekerja yang berada pada usia produktif, merupakan pencetak generasi penerus bangsa. Posisi masyarakat usia produktif juga sebagai tulang punggung keluarga memiliki peran penting dalam kesehatan keluarga, pemenuhan gizi keluarga, health literacy hingga pembiasaan pola hidup yang sehat.

“Masyarakat usia produktif ini juga berada pada masa reproduktif dan akan berkontribusi terhadap pencapaian dan memiliki daya ungkit yang tinggi terhadap penurunan angka kematian ibu dan bayi, stunting, penyakit menular, penyakit tidak menular serta permasalahan kesehatan masyarakat lainnya,” ujar dr. Yana.

Kadinkes juga mengungkapkan data Riskesdas 2018 dimana dilaporkan bahwa terjadi peningkatan pada faktor risiko perilaku penyebab penyakit tidak menular dimana 95,5% penduduk kurang konsumsi buah dan sayur, 33,8% penduduk memiliki kebiasaan merokok, 33,5% penduduk kurang melakukan aktivitas fisik.

“Situasi ini memperlihatkan bahwa upaya promotif preventif menjadi kunci utama untuk menjamin keberhasilan pencapaian dampak pembangunan kesehatan dan salah satu upaya preventif adalah kesehatan olahraga,” kata dr. Yana.

Potret Riskesdas 2018 terlihat Provinsi Gorontalo menduduki peringkat 2 (dua) nasional penyakit jantung, kanker diurutan ke 3 (tiga) tertinggi nasional, penyakit ginjal nomor 4 (empat) nasional. Disusul stroke urutan ke 6 (enam) nasional dan Diabetes (DM) Gorontalo diurutan ke 8 (delapan).

“Kondisi ini sangat memprihatinkan, butuh kerja yang lebih dalam upaya promotif dan preventif diantaranya membudayakan Perilaku Hidup Sehat melalui kegiatan aktivitas fisik dan Olahraga rutin sehingga peningkatan penyakit tidak menular dapat ditekan,” imbuh dr. Yana.

Kegiatan ini dihadiri perwakilan Dinas Dikbudpora, Pengelola Program kesehatan Kerja dan Olahraga Dinas Kesehatan Kabupaten dan Puskesmas, Pengelola Program Kesehatan Haji dan Perwakilan Kelompok Olahraga.

Rilis : MD
Editor : Nancy Pembengo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

10 − ten =

scroll to top