Kemitraan Kemenkes dan Komisi IX DPR Sosialisasi Germas Di Boalemo dan Gorontalo Utara

IMG-20221203-WA0018.jpg

Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Kabupaten Boalemo.

Kabupaten Boalemo, Dinkesprov – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) dan Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melaksanakan Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dalam rangka menurunkan angka stunting dan Covid-19 di Kabupaten Boalemo dan Gorontalo Utara, Kamis-Jum’at (01-02/12/2022).

Lukman Hakim, Tenaga Ahli Wakil Ketua Komisi IX menjelaskan kegiatan ini adalah kemitraan antara eksekutif dan legislatif.
“Kita berharap ini satu kerjasama yang baik agar masyarakat terus mendapat edukasi dan juga pencerahan pengetahuan tentang kesehatan, itu saja intinya,” jelas Lukman.

Lukman mengungkapkan komitmen DPR RI bersama pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan semakin memperkuat kemitraan.

“Kita berharap akan terus ada kegiatan seperti agar masyarakat terus mendapatkan informasi terus mendapatkan pengetahuan dan apa yang dikehendaki oleh mitra Kementerian kesehatan dan DPR dalam hal ini akan tercapai khususnya apa yang sudah diamanatkan oleh bapak presiden bahwa kita akan bebas dari stunting dan penyakit-penyakit lainnya,” ungkapnya.

Sosialisasi Germas di Kabupaten Gorontalo Utara

Sementara itu perwakilan Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dirjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes, Ira Oktaviana Madjid memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dinas Kesehatan yang telah berkenan menerima tim dari Kemenkes RI bersama Komisi XI DPR. Dengan harapan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang Germas.

“Dengan penjelasan-penjelasan dari narasumber ini bisa memberikan pemahaman tidak hanya bagi keluarga tapi juga khususnya kepada generasi-generasi yang saat ini hadir menjadi salah satu sosialisasi germas,” ucap Ira saat diwawancarai.

Dengan adanya sosialisasi didua kabupaten yang menjadi lokus stunting di provinsi Gorontalo dapat menekan angka stunting.

“Harapannya mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini pemahaman masyarakat bisa meningkat dan kasus stunting bisa menurun di provinsi Gorontalo,” pungkasnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 200 orang dari masing-masing Kabupaten dengan total peserta sebanyak 400 orang. Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan komitmen dalam mendukung penurunan stunting dan covid-19.

Rilis : MD
Videografer : ILB
Editor : Nancy Pembengo

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

16 − ten =

scroll to top