Kadinkes Yana Ungkap Banyak Tantangan di Tahun 2023, Butuh Inovasi

WhatsApp-Image-2023-01-02-at-10.05.36.jpg

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Yana Yanti Suleman saat memberikan arahan dan pembinaan pada apel kerja awal tahun 2023.

Kota Gorontalo, Dinkesprov – Tahun 2023 banyak tantangan yang dihadapi oleh jajaran Kesehatan terutama dengan dicabutnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang tertuang dalam instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 50 dan 51 tahun 2022 oleh Presiden RI.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Yana Yanti Suleman saat memimpin apel pagi, Senin (02/01/2023). Yana menjelaskan, perencanaan yang sudah disusun untuk tahun 2023 di pertimbangkan kembali dengan mengacu pada evaluasi diakhir tahun dan berdasarkan pencabutan PPKM.

“Dengan pencabutan PPKM saya harap ini tetap memperhatikan protokol kesehatan dan kita perlu melakukan evaluasi langkah kedepan saat terjadi kasus Covid-19,” ucap Yana.

Yana berharap ada inovasi baru dalam menghadapi tantangan kedepan terutama dalam mencapai transformasi kesehatan yaitu layanan primer sebagai pondasi dalam meningkatkan upaya kesehatan.

“Transformasi layanan primer menjadi dasar dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan upaya promotif dan preventif,” ungkapnya.

Jajaran Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo mengikuti apel kerja awal tahun 2023.

Kadinkes Yana mengapresiasi jajaran Dinas Kesehatan Provinsi atas pelaksanaan semua kegiatan yang telah di lakukan selama tahun 2022.

“Saya bangga dan bahagia kita semua mementingkan kepentingan masyarakat dengan melihat capaian target yang telah dicapai. Namun di tahun 2023 banyak tantangan yang akan dihadapi,” imbuh Yana.

Selain itu, pada pelaksanaan apel pagi diharapkan dapat diatur secara bergilir agar seluruh ASN ada keterwakilan dalam memimpin apel. Hal ini dilakukan sebagai upaya menyiapkan generasi penerus dalam memimpin. Yana juga menegaskan dalam penentuan kebutuhan tenaga agar mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Tahun 2023 kami harapkan kebutuhan tenaga sesuai dengan Anjab dan ABK sehingga dalam penempatan ASN rasional sesuai kebutuhan dan sesuai dengan SOP. Kita hormati setiap proses dan tunjukkan kita tidak punya kepentingan disitu semua ini semata-mata untuk kepentingan masyarakat,” kata Yana.

Insya Allah tahun 2023 kita akan menilai bidang dan orang yang bisa melakukan inovasi dalam pelaksanaan kegiatan sesuai dengan perencanaan yang telah disusun.

Rilis : MD/ILB
Editor : Nancy Pembengo

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 × 1 =

scroll to top