Kota Gorontalo, Dinkesprov – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa melakukan kunjungan ke posyandu yang sedang melakukan pelayanan kepada masyarakat yang ada di wilayah Kota Gorontalo, Sabtu (08/06/2024).
Kunjungan ini dimaksudkan sebagai tindak lanjut dan memantau pelaksanaan pelayanan yang ada di posyandu pasca dilakukannya launching intervensi serentak upaya pencegahan stunting oleh Penjabat Gubernur Gorontalo Rudy Salahuddin, Senin (03/06/2024) di posyandu Sabar Menanti 1 Desa Huidu Utara Kecamatan Limboto Barat Kabupaten Gorontalo.
Selain itu, menurut Anang kunjungannya ini untuk memberikan motivasi kepada seluruh jajaran kesehatan yang ada di Puskesmas dan kader posyandu agar bisa meningkatkan cakupan kunjungan posyandu serta memberikan pelayanan yang berkualitas terutama dalam pengukuran dan penimbangan bayi dan balita.
“Kita mengunjungi Posyandu yang buka hari ini di seluruh Kota Gorontalo tujuannya adalah untuk memberikan semangat pada teman-teman di Puskesmas dan juga kader Posyandu agar semua serentak bisa datang di bulan Juni ini untuk dilakukan penimbangan, pengukuran bagi sasaran bayi balita, demikian juga ibu hamil dan calon pengantin. Ini adalah bagian dari upaya kita untuk intervensi serentak pencegahan stanting di Indonesia,” ungkap Anang disela-sela kunjungannya di posyandu Duren 1, Kelurahan Molosifat U, Kecamatan Sipatana.
Anang berharap partisipasi masyarakat bisa meningkat dengan melakukan kunjungan ke posyandu sehingga sasaran bisa terpantau kesehatannya dan hasil pengukuran dan penimbangan bisa langsung diinput pada aplikasi Elektronik Pencatatan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM).
“Saat ini Kota berada di urutan paling bawah dibandingkan dengan Kabupaten lainnya, jadi kita harapkan dengan kunjungan kita hari ini sasaran bisa datang semua. Kalaupun ada yang tidak sempat datang, nanti dapat dilakukan sweeping, lalu diinput hari ini di aplikasi E-PPGBM. Jika ada masalah di puskesmas mohon segera disampaikan ke Dinkes kota dan semoga jika ada masalah itu bisa kita selesaikan bersama-sama,” pungkas Anang.
Berdasarkan update data pengukuran dan penimbangan balita di posyandu tanggal 8 Juni 2024, Kota Gorontalo berada diurutan terakhir dengan persentase 7,56% dari 13.444 sasaran balita yang harus diukur dan Kabupaten Boalemo dengan persentase paling tinggi yaitu 34,38% dari 10.578 sasaran balita. Untuk capaian provinsi dari 83.737 sasaran balita, sebanyak 16.404 balita yang telah diukur dan ditimbang atau sebesar 19,59%.
Rilis : MD/ILB
Videografer : Dian
Editor : Nancy Pembengo
Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram