Kadinkes dr. Yana : Insya Allah Pertemuan Ini Meningkatkan Deteksi Dini dan Pengobatan HIV-AIDS

IMG-20220705-WA0002.jpg

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo dr. Yana Yanti Suleman, SH (tengah) saat memberikan arahan dan membuka Orientasi Test & Treat bagi Klinik Swasta Program Pencegahan dan Pengendalian HIV-AIDS dan PIMS Dukungan Global Fund Komponen AIDS

Kota Gorontalo, Dinkesprov – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, dr. Yana Yanti Suleman, SH., membuka Orientasi Test dan Treat Bagi Klinik Swasta Program Pencegahan dan Pengendalian HIV-AIDS dan Penyakit Infeksi Menular Seksual (PIMS) Dukungan Global Fund Komponen AIDS Sub Recipient (SR) Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Selasa (05/07/2022) di Grand Q Hotel Kota Gorontalo.

Kadinkes dr. Yana mengungkapkan layanan HIV-AIDS semakin ditingkatkan dan dikembangkan sehingga klinik pemerintah dan swasta bisa saling berintegrasi.

“Kita mengharapkan semuanya berkolaborasi dan meningkatkan pengetahuan ke arah pencapaian three zero yaitu tidak ada infeksi baru lagi, tidak ada kematian akibat kasus HIV dan yang ketiga tidak ada Stigma (diskriminasi)”, ungkap dr. Yana.

Dalam upaya pengendalian HIV-AIDS kata dr. Yana, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) telah menyusun triple akselerasi 95 yaitu memastikan 95% semua kelompok berisiko mengetahui status kesehatannya dan 95% dari orang dengan status positif harus dipastikan minum obat ARV.

“Masih ada juga yang HIV tidak mau minum obat dan ketika dia tahu HIV dan minum obat harusnya viral load diperiksa (95%) agar bisa terpantau apakah dalam keadaan sehat dan ketika viral loadnya bagus dan sehat tentunya tidak akan menularkan ke pasangannya”, kata dr. Yana.

dr. Yana juga berharap orientasi ini dapat memberikan hasil yang baik terutama dalam pelayanan dan penemuan kasus HIV-AIDS.

“Insya Allah pertemuan ini membuahkan hasil yang kami inginkan deteksi dini dan pengobatan ditingkatkan dan tentunya akan menurunkan penularan kasus HIV di Provinsi Gorontalo”, pungkasnya.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 (lima) hari dengan jumlah peserta 50 (lima puluh) orang terdiri dari dokter, perawat/bidan, tenaga farmasi, laboran dan petugas pencatatan dan pelaporan dari 10 (sepuluh) layanan yang tersebar di 5 (lima) Rumah Sakit dan klinik di Kota Gorontalo dan 3 (tiga) klinik swasta, 1 (satu) RSUD dan 1 (satu) Puskesmas di Kabupaten Gorontalo.

Rilis : MD
Foto/Videografer : ILB/SIRB
Editor : Nancy Pembengo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

12 − two =

scroll to top