Kader Kesehatan Ujung Tombak Penanggulangan Tuberkulosis

WhatsApp-Image-2022-08-19-at-1.40.35-PM-e1660892845264.jpeg

Penyerahan hadiah kepada pemenang kuis online dengan kriteria benar dan tercepat atas nama Endang Rahman dari Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo.

Kota Gorontalo, Dinkesprov – Asisten I Bidang Pemerintahan, Drs. Syukri J. Botutihe, M. Si., atas nama Pemerintah Provinsi Gorontalo memberikan apresiasi dengan dilaksanakannya Penguatan Kapasitas Kader Kesehatan dalam Pengawasan Minum Obat dan Investigasi Kontak Tuberkulosis, Kamis (19/08/2022) bertempat di Grand Q Hotel Kota Gorontalo.

“Kader-kader ini adalah ujung tombaknya kita, kalau mereka tidak bekerja apalah artinya yang Pak Gubernur bersama pemerintah daerahnya (lakukan) tidak bisa menyelesaikan masalah TBC ini, karena ini adalah masalah cukup serius juga karena semakin hari semakin banyak dan bertambah,” ucap Syukri.

Syukri menekankan agar penguatan kapasitas bagi kader bisa dilakukan secara berkesinambungan sebagai bentuk perhatian kepada para kader kesehatan.

“Sangat bagus ini dilakukan konsolidasi seperti ini dan diharapkan kedepan dapat dilakukan secara berkala supaya mereka merasa ada perhatian, kalau tidak dilakukan seperti ini mereka tidak ada perhatian yaa tentu semangat mereka juga tidak seperti yang kita harapkan,” imbuhnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo dr. Yana Yanti Suleman, SH., menjelaskan bahwa Tuberkulosis adalah masalah kesehatan komunal dan upaya penanggulangan dilakukan dengan pendekatan kesehatan masyarakat.

“TBC yang paling penting adalah pencegahan kemudian penemuan kasus dini dan tentunya ketika sudah ditemukan kita memastikan obat itu diminum,” kata dr. Yana.

Foto Bersama Peserta

TBC memerlukan waktu yang lama untuk minum obat selama 6 (enam) bulan dan tidak boleh putus.
“Siapa yang akan memastikan pasien minum obat tentunya tidak bisa dilakukan oleh tenaga kesehatan yang sangat terbatas jumlahnya, tentunya itu harus dibantu oleh bapak/ibu kader,” ucap dr. Yana.

Kadinkes juga memberikan apresiasi dan terima kasih atas peran yang telah dilakukan oleh kader kesehatan.
“Apresiasi dari kami kader itu sudah berbuat, kader itu sudah melakukan tentunya itu kami akan evaluasi lagi sejauh mana peran dari kader,” ujarnya.

dr. Yana menyadari belum semua kader yang ada di Provinsi Gorontalo hadir pada penguatan kapasitas kader kesehatan dalam pengawasan minum obat TBC untuk itu akan terus dilakukan evaluasi untuk peningkatan kapasitas kader kesehatan yang ada.

“Kami mintakan bagi kader yang terpanggil bisa menularkan ilmu ke kader-kader yang lain yang ada di kelurahan/desa itu sendiri,” pungkasnya.

Adapun jumlah kader yang hadir sebanyak 92 orang dari perwakilan puskesmas yang ada di provinsi Gorontalo. Pada kesempatan itu juga diberikan penghargaan kepada pemenang kuis online dengan kriteria benar dan tercepat atas nama Endang Rahman dari Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo.

Rilis : MD
Videografer : ILB/Rasya
Foto : Reza
Editor : Nancy Pembengo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

7 + 6 =

scroll to top