Hadiri Puncak HKN Ke-59, Sekda Soroti Kepindahan Beberapa Nakes

IMG-20231129-WA0014.jpg

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Budiyanto Sidiki saat memberikan sambutan mewakili Penjabat Gubernur pada Puncak Peringatan HKN Ke-59.

DinkesprovGorontalo- Tidak hanya di BKD tapi skrining juga harus dilakukan di Dinas Kesehatan, demikian disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Budiyanto Sidiki dalam sambutannya pada Acara Puncak Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59 Tingkat Provinsi Gorontalo, Selasa (28/11/2023) di Grand Sumberia Kota Gorontalo. Pernyataan sekda tersebut menanggapi terkait beberapa proses permintaan pindah tenaga kesehatan di Gorontalo.

“Dalam beberapa hari ini saya terus memberikan persetujuan, karena semua sudah berproses terhadap pindahnya tenaga kesehatan kita. Kami khawatir beberapa tenaga yang mungkin pada saat proses pengangkatan, dalam mengikuti seleksi pengangkatan di Gorontalo, bukan tidak diperkenankan tapi kami juga sangat butuh tenaga kesehatan. Saya dalam satu minggu ini ada beberapa yang saya tandatangani terkait dengan persetujuan pindah. Nah ini saya garis bawahi, bukan tidak boleh tetapi ini harus sangat selektif,” ungkap Sekda Budiyanto.

Penjabat Sekda Budiyanto Sidiki didampingi Kadinkes Anang S. Otoluwa memberikan Apresiasi kepada Sekretaris Dinas Kesehatan Janni S. Kiai Demak.

Pasalnya dalam mendukung transformasi kesehatan yang didalamnya juga termasuk pilar trasformasi SDMK kesehatan, dikhawatirkan Gorontalo jika semakin banyak permintaan pindah tugas akan berdampak pada pelayanan kesehatan di Provinsi Gorontalo karena kurannya tenaga kesehatan.

Pada kesempatan tersebut Sekda menghimbau kewaspadaan dalam menghadapi musim penghujan.

“Termasuk tadi kami sampaikan diluar dari konteks sambutan pak Gubernur, kita sudah mulai masuk musim penghujan, oleh sebab itu kesiapsiagaan menghadapi bencana termasuk bencana banjir. Kemarin saya meminta pada kepala badan penanggulangan bencana selaku Kalak untuk mengecek suluruh kesiapsiagaan dalam rangka menghadapi antisipasi bencana banjir,” terang Budiyanto.

Selain itu, Pj. Sekda Provinsi Gorontalo melanjutkan Pidato Sambutan Pj. Gubernur menyampaikan pilar yang ke enam adalah transformasi teknologi kesehatan, dari sistem informasi menjadi terintegrasi, dari teknologi kesehatan yang tertinggal menjadi terdepan. Bahwa, integrasi berbasis sistem informasi kesehatan ke sistem informasi kesehatan nasional, platform satu sehat harus dilakukan.

Hal ini kata Sekda, akan memudahkan warga negara untuk mengakses data kesehatan yang dimilikinya tanpa mengurangi jaminan perlindungan data individu.

“Untuk provinsi Gorontalo saya harapkan agar tersedia perangkat jaringan dan SDM yang memadai sehingga digitalisasi kesehatan dapat terlaksana, serta memanfaatkan teknologi digital dan biomedis untuk pelayanan kesehatan termasuk telemedicine dan pelayanan kedokteran spesialis,”terang Budianto.

Terakhir yang tidak kalah penting, Budiyanto juga menyampaikan terkait transformasi Kesehatan tidak dapat diwujudkan tanpa transformasi budaya kerja para insan kesehatan. Nilai-nilai dasar ASN berakhlak wajib kita hidupkan untuk mewujudkan birokrasi akuntabel, lincah dan profesional.

“Harapan saya agar seluruh pegawai khususnya di sektor kesehatan dapat bekerja dengan kompeten, jujur dan selaras dalam mengawal dan menyukseskan transformasi kesehatan. Mari kita bekerja dengan sungguh-sungguh melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” ujarnya.

Pada akhir sambutannya, Sekda Budi menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segenap insan kesehatan yang telah bahu-membahu berjuang tanpa mengenal lelah dalam melaksanakan pembangunan kesehatan di Provinsi Gorontalo.

“Tenaga medis, tenaga kesehatan, tenaga pengujian kesehatan, LSM, swasta, media, profesional, akademisi, seluruh pegawai dan pejabat serta tak lupa para kader, terima kasih, dan terus semangat, sebab perjuangan kita belum selesai. Tak lupa saya mengajak seluruh masyarakat untuk membangun kesehatan dimulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar kita. Mari kita bangun tubuh yang sehat menuju Indonesia emas 2045, semoga Allah subhanahu wa ta’ala senantiasa melindungi kita dan memberkati kita semua dengan kesehatan dan kesuksesan. Amin ya robbal alamin,” tutur Budiyanto.

Sebelum menutup Sambutannya, mantan Kepala BAPPPEDA Provinsi Gorontalo ini mengajak hadirin untuk bersama-sama mensukseskan peringatan hari ulang tahun Provinsi Gorontalo yang ke-23.

“Bapak Ibu sekalian yang saya hormati selaku penanggung jawab seluruh rangkaian kegiatan kami juga ingin mengingatkan bahwa Alhamdulillah hari Kesehatan Nasional ini juga waktunya bersamaan dengan peringatan hari ulang tahun provinsi yang ke-23, Insya Allah ada beberapa rangkaian kegiatan menjelang hari puncak, diantaranya adalah malam seni dan budaya, doa dan zikir untuk keselamatan bangsa, sidang paripurna peringatan hari ulang tahun provinsi ke-23, kami mohon partisipasi semuanya untuk terlibat aktif dipp dalam seluruh rangkaian kegiatan peringatan hari ulang tahun provinsi ke-23,” tutup Budiyanto Sidiki.

Rilis : Arman/ILB
Foto SIRB
Editor : Nancy Pembengo/MD

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four + eighteen =

scroll to top
Bahasa »