Gerakan Bumil Sehat Tingkat Provinsi Gorontalo Di Pusatkan Di Kabupaten Gorontalo Utara

11fb2490a9534fc8a8a56aafd3c9ef46.jpg

Pencanangan Gerakan Bumil Sehat Tingkat Provinsi Gorontalo di Puskesmas molingkapoto Kabupaten Gorontalo Utara.

Kabupaten Gorontalo Utara, Dinkesprov – Pencanangan Gerakan Ibu Hamil (Bumil) Sehat yang dicanangkan secara nasional oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia juga di laksanakan oleh pemerintah provinsi Gorontalo yang dipusatkan di Puskesmas Molingkapoto Kabupaten Gorontalo Utara, Kamis (22/12/2022).

Kepala Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Nancy Pembengo dalam sambutannya mewakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo menjelaskan pelaksanaan Gerakan Bumil Sehat dilaksanakan menyusul gerakan aksi Bergizi Nasional.

“Gerakan ini untuk meningkatkan layanan kesehatan bagi ibu hamil,” kata Nancy.

Nancy mengungkapkan dalam gerakan ini ada 4 (empat) pesan dalam pelaksanaan Gerakan Bumil Sehat yaitu pertama ibu hamil harus melakukan pemeriksaan sebanyak 6 (enam) kali 2 (dua) kali diantaranya melakukan USG oleh dokter yang telah dilatih, kedua konsumsi tablet tambah darah.

“Ketiga mengikuti kelas ibu hamil minimal empat kali dan yang terakhir melahirkan di puskesmas atau fasyankes, jadi itu empat pesan dan pada gerakan ini ada beberapa kegiatan sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan dan deklarasi ibu hamil sehat agar ibu hamil lebih sehat dan bahagia,” ungkap Nancy.

Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu menekankan tugas utama dalam menyiapkan fasilitas, pemberdayaan dan persiapan ibu hamil bukan merupakan tugas negara dan daerah tetapi merupakan tugas dari Tuhan Yang Maha esa Allah SWT.

“Bahwa gerakan ini bukan hanya program pemerintah tetapi juga harus mendapat dukungan dari keluarga terutama suami,” ucap Thariq.

Thariq menegaskan dukungannya terhadap pelaksanaan Gerakan Bumil Sehat yang dilaksanakan oleh Kemenkes RI.

“Gorontalo Utara mendukung program pemerintah pusat bukan hanya sekedar deklarasi tetapi ada tindak lanjut dari gerakan bumil sehat,” tegas Thariq.

Selain itu, kata Thariq di Gorontalo Utara dalam rangka pencegahan stunting telah membuat aplikasi sicantik (sistem informasi cegah stunting).

“Nanti ibu-ibu yang hamil ini akan diinput dalam aplikasi sicantik dan kita pantau melalui aplikasi itu dia (bumil) sudah berapa kali konsumsi TTD, sudah berapa kali konsultasi dengan dokter itu akan terdeteksi. Jadi seluruh aktifitas mulai dari catin sampai dengan kelahiran dan 1000 Hari pertama kelahiran akan terdeteksi,” ungkap Thariq.

Thariq menargetkan di tahun 2024 stunting di Gorontalo Utara berada di angka 9% lebih tinggi dari target nasional dan Provinsi Gorontalo.

“Yang kita lakukan ini adalah ikhtiar dan berusaha dan Insya Allah pasti Allah akan meridhoi oleh sebab itu saya memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini,” pungkas Thariq.

Pada pencanangan gerakan ini dilakukan deklarasi ibu hamil sehat melalui penandatanganan komitmen bersama, pemeriksaan kesehatan dan USG, penyuluhan kesehatan dan pembagian susu.

Pelaksanaan Gerakan Bumil Sehat juga dilaksanakan di Kabupaten dan Kota se-Provinsi Gorontalo dan dihadiri oleh seluruh kepala daerah.

Rilis : MD/ILB
Editor : Nancy Pembengo

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five − two =

scroll to top