DOKTER PUSKESMAS DAN RESEP OBAT RASIONAL

WhatsApp-Image-2018-09-28-at-10.57.10.jpeg

Dinkesprovgorontalo- Obat merupakan komponen yang sangat penting dalam sistem pelayanan kesehatan. Sebagian besar upaya kesehatan yang menggunakan obat dan biaya yang digunakan untuk obat merupakan bagian yang cukup besar dari seluruh biaya kesehatan. Diantara berbagai alternatif yang ada, intervensi dengan obat merupakan intervensi yang paling banyak digunakan. Oleh karena itu diera JKN sekarang ini salah satu upaya untuk melakukan kendali mutu dan kendali biaya adalah dengan menerapkan penggunaan obat secara rasional.

Terkait penggunaan obat rasional, Sekertaris Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo Misranda E.A Nalole, SE, M.Si saat membrikan sambutannya pada acara pertemuan peningkatan kapasitas dokter Puskesmas dalam peresepan obat secara rasional, Jum’at (27/9) di Grand Q Hotel Kota gorontalo mengatakan, selain sangat penting untuk menjamin akses obat, juga ketersediaan dan keterjangkauannya, untuk menjamin mutu pelayanan kesehatan. Oleh karena itu menurut Misranda, praktisi dokter di Fasyankes termasuk Puskesmas sangat penting untuk mengimplementasikan penggunaan obat yang rasional tersebut.

” Olehnya itu pada kesempatan ini kami dari Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo merasa sangat perlu untuk memberikan penyegaran kembali terkait penggunaan obat rasional ini”, tuturnya.

Misaranda juga menghimbau kepada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan tersebut secara sungguh-sungguh. ” Marilah kita gunakan kegiatan ini untuk menimba ilmu dan berbagi pengalaman dengan para narasumber ataupun dengan sesama peserta”, pungkas Misranda.

Pentingnya peran dokter dalam peresepan obat secara rasional di Puskesmas juga dijelaskan oleh Kepala Seksi Tata Kelola Obat dan Pelayanan Kefarmasian Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo Farid Adam, S.Si, M.Kes, Apt. Menurut Farid Adam, dokter sebagai penentu diagnosis, dari dokter juga yang meresepkan obat. Nah, oleh karena itu, kegiatan ini sangat penting karena nantinya juga aka meningkatkan cakupan penggunaan obat rasional di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Dasar (Puskesmas).

“Kegiatan ini, kegiatan yang teramat penting yang mana kita tahu bahwa dalam penggunaan obat rasional ini salah satu unsur kunci yang sangat berperan adalah dokter penulis resep di samping unsur-unsur lain seperti ketersediaan obat, pelayanan informasi obat yang dikeluarkan oleh tenaga apoteker atau farmasi di Puskesmas”, terang farid.

Tetapi, menurut Farid, yang menjadi kunci utamanya adalah dari tenaga dokter yang melakukan pemberian diagnosis, kemudian pemilihan obat, yang kemudian dituangkan dalam resep dan hal ini dimaksudkan supaya tenaga dokter yang ada di Puskesmas itu dapat merefresh kembali Bagaimana penulisan obat yang rasional yang memang sangat-sangat diperlukan terutama dari sisi pasien dimana pasien dapat mendapatkan obat yang betul-betul dibutuhkan oleh pasien.

“Dari sisi fasilitas pelayanan kesehatan, terutama terkait dengan JKN penggunaan obat secara rasional ini sangat sangat berperan terutama dalam kendali mutu dan kendali biaya”, terangnya.

Selain itu dari sisi program kefarmasian, Farid berharap salah satunya mengenai cakupan penggunaan obat rasional di Puskesmas, dimana persentasinya dapat ditingkatkan, bahkan dapat melebihi dari target nasional.

Pewarta : Arman Saidi
Editor : M Dangkua

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

10 + fifteen =

scroll to top