Dinkes Provinsi Turut Berpartisipasi Pada Kegiatan Menghadap Laut Dua Kosong

IMG-20190818-WA0022.jpg

Tim bersih pantai Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo saat mengikuti kegiatan Menghadap Laut Dua Kosong, Minggu (18/08/2019) di Pantai Leato Selatan Kota Gorontalo

Kota Gorontalo, Dinkesprov – Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo turut ambil bagian pada kegiatan bersih pantai yang di pusatkan di pantai Leato Selatan Kota Gorontalo, Minggu (18/08/2019). Dinkes menurunkan tim yang terdiri dari tim bersih pantai dan Tim pelayanan Kesehatan.

Acara yang dilaksanakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo ini merupakan inisiasi dan di motori oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Susi Pujiastuti dan dilakukan serentak di 74 titik di seluruh Indonesia.

Kasie Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil, Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut dan Jasa Kelautan Hartaty Isima, S.Pi, M.P., mengatakan kegiatan ini adalah Menghadap Laut 2.0 (dua Kosong), yang intinya adalah membersihkan pantai dan dasar laut dengan melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Provinsi, instansi vertikal, Kabupaten/Kota, perguruna tinggi, organisasi wisata bahari, mitra-mitra kelautan dan perikanan dan pemerhati laut.

Tim Pelayanan Kesehatan Terpadu

“Kegiatan ini pernah dilakukan tahun 2018 sehingga dikatakan dua kosong karena dilakukan untuk kedua kalinya” beber Hartaty.

Lanjut Hartaty, tema kegiatan ini adalah mari kita jaga laut kita sehinga laut bisa menjadi masa depan dari bangsa dan mengajak masyarakat membersihkan laut kita karena laut ini sudah penuh dengan sampah plastik.

Sementara itu dihubungi terpisah Plt Kadinkes Provinsi Gorontalo Misranda E. U. Nalole, M. Si., mengatakan kegiatan bersih pantai tersebut sangat penting sekali dilakukan karena banyaknya sampah plastik yang ditemukan di laut dan pantai yang sangat berbahaya bagi lingkungan dan biota laut.

Menurutnya, sampah plastik yang tidak terurai ini akan bertahan sampai puluhan tahun dan akan mencemari lingkungan sehingga kondisi ini juga dapat mempengaruhi kesehatan.

“Sesuai permintaan dari Dinas Kelautan dan Perikanan kami telah menurunkan tim yang akan berpartisipasi pada kegiatan tersebut juga akan melakukan pelayanan kesehatan terpadu” beber Misranda.

Selain itu, Misranda juga menjelaskan bahwa dalam mengkampanyekan anti plastik, Dinas Kesehatan Provinsi dan UPT dibawahnya telah menghimbau seluruh ASN untuk menggunakan tumbler sehingga mengurangi pembelian air mineral dalam kemasan plastik serta penggunaan tas plastik, pungkasnya.

Rilis : MD & ILB
Editor : Nancy Pembengo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × two =

scroll to top