Dinkes Provinsi Terima Aspirasi Mahasiswa Terkait Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Telaga

IMG-20231204-WA0028.jpg

Mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo menyampaikan aspirasi terkait Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Telaga Kabupaten Gorontalo.

Kota Gorontalo, Dinkesprov – Aksi Demo aspirasi mahasiswa IAIN S Sultan Amai Gorontalo terkait pelayanan kesehatan di Puskesmas Telaga Kabupaten Gorontalo diterima oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Janni S. Kiai Demak dan Kabid Yankes dan SDK Syafiin S. Napu, Senin (04/12/2023) di lobi kantor Dinas Kesehatan Provinsi.

Sekretaris Dinas Kesehatan Janni S. Kiai Demak, mengapresiasi aspirasi mahasiswa yang dilakukan oleh mahasiswa IAIN terkait dengan pelayanan di Puskesmas Telaga Kabupaten Gorontalo.

“Terima kasih atas aspirasinya, semua dibicarakan baik-baik sehingga bisa tercapai jalan keluar atas permasalahan tersebut dan perlu dikawal sehingga mendapat penyelesaian yang baik,” ucap Janni.

Sementara itu, Kabid Yankes dan SDK Syafiin S. Napu selaku bidang yang membawahi Fasilitas Pelayanan Kesehatan akan melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota termasuk rumah sakit, klinik dan praktek dokter mandiri.

“Jangan sampai ada penolakan pasien, ini terkait juga dengan akreditasi Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Kami akan mengundang Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo untuk memberikan klarifikasi apa yang telah dilakukan setelah kejadian ini termasuk membawa aspirasi terkait pemberhentian kepala puskesmas Telaga,” ucap Syafiin.

Menurut Syafiin, pelayanan kesehatan di puskesmas 1×24 jam mempunyai SOP yang harus dilaksanakan dengan baik oleh tenaga kesehatan yang bertugas.

“Kami akan tindaklanjuti aspirasi ini dengan kabupaten Gorontalo,” kata Syafiin.

Korlap aksi Glendi Husain mengungkapkan maksud kedatangan melakukan demonstrasi adalah untuk menjaga agar kejadian ini tidak terjadi di daerah lain.

“Harapan kami terhadap provinsi Gorontalo agar mempercepat tindakan-tindakan yang berefek untuk puskesmas (Telaga). Kami akan tetap menindaklanjuti hal ini. Kami harapkan ada pertanggungjawaban terhadap yang bertugas pada saat kejadian,” imbuhnya.

Demo aspirasi diikuti oleh 4 (empat) orang mahasiswa dengan dikawal aparat kepolisian dari Polsek Kota Tengah dan Polres Gorontalo Kota.

Rilis : MD/ILB
Editor : Nancy Pembengo

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three × 4 =

scroll to top
Bahasa »