Dinkes Provinsi Meriahkan Lebaran Ketupat

IMG-20190612-WA0006.jpg

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Misranda E. U. Nalole, M. Si saat berada di tenda Dinas Kesehatan Provinsi pada kegiatan Gebyar Ketupat Akbar tingkat Provinsi Gorontalo, Rabu (12/06/2019) di Lapangan Kecamatan Atinggola Kabupaten Gorontalo Utara

Kabupaten Gorontalo Utara, DinkesProv – Lebaran ketupat merupakan tradisi turun temurun yang biasanya dilaksanakan oleh masyarakat Jawa Tondano di daerah Yosonegoro Kabupaten Gorontalo, namun sekarang pelaksanaannya telah menyebar luas di kalangan masyarakat Provinsi Gorontalo.

Hal ini terbukti pada perayaaan lebaran ketupat tahun ini yang dirayakan di beberapa titik di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo.

Dinas Kesehatan sebagai OPD Provinsi Gorontalo ikut berpartisipasi dalam perayaan ketupat yang diadakan oleh Pemerintah Provinsi yang dipusatkan di lapangan kecamatan Atinggola Kabupaten Gorontalo Utara.

Tim P3K dari Puskesmas Limboto Barat Kabupaten Gorontalo saat bertugas di lokasi pacuan kuda Yosonegoro

Selain menyiapkan ketupat gratis sebanyak 1000 buah dan makanan lainnya di lokasi tersebut, dinas kesehatan provinsi bekerja sama dengan dinas kesehatan Kabupaten/Kota dan puskesmas juga menyiapkan Tim P3K di beberapa titik.

“Hal itu untuk mengantisipasi kejadian atau hal-hal yang tidak diinginkan khususnya yang berhubungan dengan faktor risiko kesehatan” kata Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Misranda E. U. Nalole, M. Si disela-sela kegiatan saat mendampingi kunjungan Gubernur Gorontalo H. Rusli Habibie di Atinggola.

Harapannya kepada seluruh masyarakat provinsi Gorontalo, agar tetap menjaga kesehatan, makanlah makananan secukupnya, konsumsi buah dan sayur, minum air putih, tidak merokok serta tetap melakukan aktifitas fisik sebagaimana Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang telah di gaungkan selama ini, sehingga kesehatan tetap terjaga di tengah padatnya aktifitas merayakan lebaran ketupat.

“Saat berkendara dijalan merayakan hari raya ketupat ini agar pengendara mentaati rambu-rambu lalu lintas, menggunakan helm standar bagi kendaraan roda dua dan seat belt bagi pengendara mobil untuk mencegah kecelakaan saat berkendara” imbau Misranda.

Rilis : KrisNA
Editor : Nancy Pembengo dan MD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

18 − 8 =

scroll to top