Dinkes Provinsi Gorontalo Belajar Bersama Puskesmas Maros Baru Untuk Integrasi Layanan Primer

WhatsApp-Image-2023-04-29-at-19.21.04.jpg

Tim Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo berkunjung ke Puskesmas Maros Baru dalam rangka Integrasi Layanan Primer.

Maros, Dinkesprov – Dianggap berhasil dalam menerapkan Integrasi Layanan Primer, Puskesmas Maros Baru dipilih sebagai tempat belajar Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo yang dipimpin langsung Kepala Dinas Kesehatan, Anang S. Otoluwa. Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih 4 hari tersebut, dimanfaatkan oleh seluruh tim dengan sebaik-baiknya dengan melakukan kunjungan ke beberapa lokasi antara lain Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Puskesmas Maros Baru dan Posyandu Prima percontohan.

Pada transformasi pelayanan primer, terdapat perubahan paradigma dalam pelayanan di Puskesmas, tidak lagi hanya berbasis pada penyakit/program, tetapi pendekatan pelayanan sesuai dengan siklus hidup yang diintervensi melalui klaster oleh semua program sehingga pelayanan di Puskesmas akan lebih terintegrasi dan komprehensif.

Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Integrasi Layanan Primer Puskesmas Maros Baru, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Afrizal saat memaparkan implementasi Integrasi Layanan Primer di hadapan Tim Uji Petik Integrasi Layanan Primer Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Sabtu (29/04/23).

“Ini merupakan pilot project (lokus) yang dipilih oleh Kementerian Kesehatan. Kami (Kabupaten Maros) adalah salah satu lokus yang terpilih dari 9 lokus di Indonesia. Walaupun percontohannya hanya berjalan 3 bulan sejak Juli 2022, kami telah meneruskan kegiatan ini sampai sekarang”, ujar Afrizal.

Foto bersama dan penyerahan cenderamata

Adapun klaster pelayanan yang dimaksud, dikelompokkan dalam 4 klaster yakni klaster manajemen, klaster ibu hamil dan nifas, bayi dan balita serta anak dan remaja, klaster usia produktif, lansia serta klaster penanggulangan penularan penyakit. Dari klaster tersebut kemudian diintervensi sesuai dengan permasalahan kesehatan yang ada.

“Namun demikian, integrasi ini masih memiliki beberapa kendala diantaranya aplikasi yang masih belum optimal, jaringan di puskesmas yang kurang memdukung, sarana dan prasarana yang belum memadai serta beberapa fasilitas pemeriksaan yang tidak tersedia seperti funduskopi dan lain-lain”, pungkas Afrizal.

Sebelum paparan, tim Uji Petik yang dipimpin Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo disambut oleh Kepala Bidang Kesmas, A. Fitriyani Nur dan Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, Hasan Rahim. Disamping itu, Kepala Puskesmas Maros Baru, Lukman, S.Kep, Ns juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kunjungan dari Provinsi Gorontalo.

Rilis : MD/ILB
Editor : Nancy Pembengo

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

20 − twelve =

scroll to top
Bahasa »