Dinkes Provinsi Evaluasi Germas Kabupaten Gorontalo dan Gorontalo Utara

WhatsApp-Image-2019-10-09-at-11.19.52.jpeg

Plt Kadinkes Provinsi Gorontalo diwakili Plh Kabid Kesehatan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan KB Sabri Panigoro, SKM., M. Kes., membuka Evaluasi Germas Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo Utara, Rabu (08/10/2019) di Grand Q Hotel Kota Gorontalo

Kota Gorontalo, Dinkesprov – Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo melaksanakan evaluasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) bagi Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo Utara, Rabu (09/10/2019) di Grand Q Hotel Kota Gorontalo.

Kegiatan ini bertujuan agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat mengembangkan Germas dengan tugas dan wewenang di masing-masing OPD baik di Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo Utara sehingga derajat kesehatan masyarakat menjadi lebih baik.

Untuk menyukseskan GERMAS, tidak bisa hanya mengandalkan peran sektor kesehatan saja. Peran Kementerian dan Lembaga di sektor lainnya juga turut menentukan, dan ditunjang peran serta seluruh lapisan masyarakat. Hal ini dijelaskan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi yang diwakili Plh Kabid Kesehatan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan KB Sabri Panigoro, SKM., M. Kes.

Media online sebagai mitra kerja turut hadir dan berperan dalam penyebaran informasi terkait Germas

Dalam pertemuan ini kata Sabri, lintas sektor harus berupaya terus-menerus untuk mendukung suksesnya Germas, misalnya Program Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang berfokus pada pembangunan akses air minum, sanitasi, dan pemukiman layak huni, yang merupakan infrastruktur dasar yang mendukung Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Sabri menekankan kegiatan Germas diantaranya lakukan aktivitas fisik 30 menit setiap hari, tidak merokok dan tidak konsumsi minuman alkohol, cek kesehatan secara berkala, menjaga kebersihan lingkungan serta menggunakan jamban.

“Dengan melihat Riskesdas konsumsi alkohol penduduk Gorontalo berada diurutan keempat nasional dan akses jamban masih sangat rendah” ujar Sabri.

Terakhir saya berharap agar Germas terus di sosialisasikan dan di advokasi dalam mengimplementasikannya di masyarakat, pungkasnya.

Rilis : MD & ILB
Foto : Reza
Editor : Nancy Pembengo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

7 + thirteen =

scroll to top
X