Dinkes Gelar Pertemuan Implementasi Kebijakan Germas di Provinsi Gorontalo

IMG-20230811-WA0028.jpg

Penjabat Sekda Provinsi Budiyanto Sidiki saat membuka dan memberikan materi pada pertemuan Implementasi Kebijakan Germas di Provinsi Gorontalo.

Kota Gorontalo, Dinkesprov – Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo menggelar pertemuan Implementasi Kebijakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Provinsi Gorontalo, Jum’at (11/08/2023) bertempat di Grand Q Hotel Kota Gorontalo.

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi, Budiyanto Sidiki mengatakan upaya membudayakan Germas harus dilakukan dengan kampanye secara terus-menerus sehingga bisa memberikan hasil yang baik sesuai dengan indikator.

“Kalau kita lihat indikator-indikator tertentu mulai kelihatan dampaknya dan memang harus diimbangi juga dengan fasilitas, contoh misalnya orang berolahraga itu kan salah satu bagian dari kampanye Germas,” kata Budi.

Budi mencontohkan salah satu indikator yang terlihat adalah geliat masyarakat melakukan olahraga yang dilakukan setiap Minggu seperti kegiatan car free day yang dimotori oleh pemerintah Provinsi Gorontalo dan Kota Gorontalo yang mengundang minat masyarakat untuk ikut melakukan olahraga.

“Nah itu menunjukkan mulai ada perubahan cara hidup, saya dulu kalau hari Sabtu hari Minggu itu orang lebih sedap (nyaman) ada di rumah tapi sekarang orang mulai memanfaatkan untuk olahraga, itu menunjukkan ada dampak dari upaya kita untuk mendorong memasyarakatkan olahraga melalui Germas,” tuturnya.

Selain olahraga menurut Budi makanan menjadi faktor risiko penyakit tidak menular dan mulai mengubah snack konsumsi saat rapat dan pertemuan mulai diimbangi dengan konsumsi buah. Artinya masyarakat mulai sadar dengan mengurangi makanan yang berkalori tinggi.

“Tinggal kampanye ini harus dimasifkan sampai ke desa, ini yang menjadi PR kita karena angka-angka kasus penyakit tidak menular itu bukan cuma di perkotaan tetapi sampai juga di pedesaan,” ujar Budi mengakhiri wawancara.

Senada dengan Penjabat Sekda Provinsi, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Erni N. Mansur mewakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi mengatakan saat ini angka kesakitan dan kematian akibat penyakit tidak menular hingga stunting masih tinggi sehingga dengan Germas masyarakat dapat melakukan upaya pencegahan.

“Memang gerakan masyarakat sehat ini yang sangat penting dalam merubah perilaku masyarakat terutama di dalam upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, ketika terjadi perubahan perilaku, kematian yang disebabkan oleh penyakit menular dan penyakit tidak menular bisa kita tekan hingga tidak ada lagi yang sakit kemudian tingkat derajat kesehatan masyarakat di Provinsi Gorontalo lebih bagus sehingga indeks kebahagiaan tercapai,” ujar Erni.

Pada kesempatan itu, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi menyerahkan piagam penghargaan dan hadiah kepada pemenang Lomba Desa Lokus Stunting berbasis Germas kepada :

  • Terbaik 1 desa Buluwatu Kabupaten Gorontalo Utara
  • Terbaik 2 desa Ulantha Kabupaten Bone Bolango
  • Terbaik 3 desa Mongolato Kabupaten Gorontalo
  • Terbaik 4 Kelurahan Huangobotu Kota Gorontalo
  • Terbaik 5 Desa Piloliyanga Kabupaten Boalemo
  • Terbaik 6 Kelurahan Bugis Kota Gorontalo

Rilis : MD
Videografer: ILB
Video Editor : Reza
Editor : Nancy Pembengo

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two + eighteen =

scroll to top
Bahasa »