Dekatkan Akses Layanan di Daerah Terpencil, Dinkes Provinsi Gelar Pelayanan Kesehatan Bergerak

WhatsApp-Image-2021-04-12-at-16.07.27.jpeg

Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo Drs. Janni Kiai Demak, M. Ec. Dev., saat diwawancarai pada pemberangkatan Tim Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB) menuju daerah terpencil Desa Saritani Kabupaten Boalemo, Rabu (07/04/2021) di halaman Kantor Dinas Kesehatan Provinsi.

Kabupaten Boalemo, Dinkesprov – Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo dan Kabupaten Boalemo menggelar Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB) di daerah terpencil dengan lokasi Desa Saritani selama 3 (tiga) hari pada 7 – 9 April 2021. Tim dilepas oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi, Drs. Janni S. Kiai Demak, M.Ec. Dev.

Saat diwawancarai, Janni menjelaskan kegiatan ini sesuai dengan visi dan misi Gubernur Gorontalo yaitu mewujudkan masyarakat Gorontalo yang unggul, mandiri dan tangguh, serta misi keempat yaitu peningkatan sumber daya manusia.

“Peningkatan sumber daya manusia ini tidak lepas dari peningkatan derajat kesehatan masyarakat, sehingga apabila masyarakat itu Sehat maka kualitas SDM akan meningkat”, jelasnya.

Janni juga berharap seluruh masyarakat dapat menikmati layanan dari tim PKB yang ditugaskan, khususnya pelayanan dokter spesialis.

“Karena kegiatan ini dimaksudkan untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat”, ungkap Janni.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Saritani Kabupaten Boalemo, I Made Kuat, SKM, M.Kes mengatakan kegiatan seperti ini bisa dilakukan secara berkesinambungan mengingat daerah Saritani adalah daerah terpencil dengan kondisi geografis yang sulit dijangkau.

Kondisi medan yang harus ditempuh oleh Tim PKB Dinas Kesehatan Provinsi

“Pelayanan kesehatan bergerak ini cukup bagus dan masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan ini seperti pelayanan ahli bedah, anak dan penyakit dalam sangat penting karena daerah terpencil ini hampir tidak pernah dikunjungi oleh dokter ahli baru tahun ini, dan ini menurut saya luar biasa”, ungkap I Made.

Kepala Puskesmas juga mengungkapkan salah satu upaya yang bisa dilakukan dalam mendekatkan akses pelayanan kesehatan pada masyarakat yaitu dengan memperbaiki infrastruktur jalan.

“Untuk mendukung lebih lancarnya jalur transportasi darat, terutama karena selama ini jalan ke Saritani sulit sekali apalagi musim hujan, banjir dan beberapa jembatan putus di lokasi SP 2 dan setiap tahun pasti mengalami banjir. Harapan kami kepada pemerintah adanya perbaikan jalan dan jembatan”, ucapnya.

Sementara itu, Wahyudin Akase salah seorang perwakilan masyarakat mengucapkan terima kasih atas kegiatan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah provinsi.

“Kegiatan pada hari ini memiliki efek yang besar bagi masyarakat Saritani karena secara tidak langsung ini adalah bentuk perhatian yang luar biasa daru pemerintah Provinsi, dan harapan kami kegiatan ini bisa dilaksanakan sekali lagi dan lebih baik lagi”, pungkasnya.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan meliputi refreshing kader yaitu demo obat tradisional dan penggunaan bahan pangan lokal. Selain itu dilakukan sunatan massal, pemicuan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), penyuluhan kesehatan di kantor desa, On the JOB Training (OJT) dokter spesialis anak, penyakit dalam dan bedah, skrining Penyakit Tidak Menular, kunjungan ibu resiko tinggi dan pemeriksaan spesialistik.

Penyuluhan Kesehatan Oleh Kasie Promkes dan PM Nancy Pembengo, S. Si
Pemicuan STBM
Sunatan Massal dan Pelayanan Pengobatan

Hasil kegiatan dibahas bersama pada pertemuan lintas sektor untuk dilakukan evaluasi dan kesinambungan kedepan.

Rilis : MD/ILB
Foto & Video : ILB
Video Editor : Reza
Editor : Nancy Pembengo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eighteen − nine =

scroll to top