Buka Giat Rembuk Stunting, Thariq Modanggu: Gorut Pasti Bisa

WhatsApp-Image-2022-09-12-at-16.32.40.jpeg

Rembuk Stunting Kabupaten Gorontalo Utara

Kabupaten Gorontalo Utara, Dinkesprov – Demi menggalang komitmen penurunan dan pencegahan stunting, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) menggelar Rembuk Stunting pada Senin (12/09/2022), di Gedung Al-Indah Kwandang, Gorut, Gorontalo.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu serta diharidiri oleh unsur Forkopimda, Kepala-kepala OPD, Camat, dan sejumlah Kepala Desa.

Pada kesempatan itu, Bupati Thariq Modanggu mengenalkan program inovasi terkait Stunting yang disebut Gorut Pasti Bisa.

Gorut Pasti Bisa dalam hal ini merupakan akronim dari Gorontalo Utara Tanpa Stunting Berbasis Intergrasi Sinergi dan Akuntabilitas.

“Program ini disusun atas beberapa strategi yang dibuat, termasuk menyusun sistem informasi data stunting yang bisa diakses oleh semua orang. Diharapkan data ini akan sampai dan diakses oleh remaja-remaja atau orang tua yang merupakan sasaran pencegahan Stunting,” jelas Thariq Modanggu.

Ia juga mengatakan strategi yang tidak kalah pentingnya dalam penanganan stunting ialah meningkatkan literasi. Menurutnya, pengetahuan merupakan unsur penting yang harus dimiliki baik oleh masyarakat sebagai sasaran, maupun pemerintah daerah sebagai instrumen.

“Jangan sampai justru masyarakat belum paham apa itu stunting dibebabkan kurangnya sosialisasi, sehingganya tingkat literasi ini yang perlu kita ukur terlebih dahulu,” tuturnya.

Thariq Modanggu berharap melalui kegiatan ini, Gorontalo Utara mampu melahirkan langkah-langkah fantastis yang didasarkan pada komitmen bersama untuk menekan prevalensi stunting.

“Saya mengajak kita semua berkomitmen untuk memperkaya strategi dalam mengentaskan stunting di Kabupaten Gorontalo Utara,” pungkasnya.

Berdasarkan data yang diperoleh, prevalensi stunting di Kabupaten Gorontalo Utara menunjukkan angka 17,47 persen pada tahun 2021. Data tersebut diperoleh dari hasil gelar timbang.

Sementara hasil Study Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 dengan menggunakan metode sampling menunjukkan prevalensi stunting berada di angka 29,25 persen.

Rilis : Andre (Gorut)
Editor : Nancy Pembengo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five × 3 =

scroll to top