Binwil di Kabupaten Bone Bolango, Terungkap Masalah BPJS Kesehatan, AKI dan AKB

IMG-20200211-WA0011.jpg

Kabid Kesehatan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan KB saat memberikan paparan evaluasi program pada pelaksanaan Binwil di Dinas Kesehatan Kabupaten Bone Bolango, Selasa (11/02/2020)

Kabupaten Bone Bolango, Dinkesprov – Pembinaan Wilayah (Binwil) yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo merupakan salah satu upaya koordinasi dan sinkronisasi program kegiatan antara Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan Puskesmas.

Dalam rangka mengoptimalkan pelaksanaan pelayanan kesehatan yang prima guna mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo melakukan pembinaan wilayah (binwil) di Kabupaten/Kota dengan tujuan untuk mengetahui progres capaian kinerja bidang kesehatan serta kendala atau masalah yang dihadapi khususnya yang menjadi isu strategis baik nasional, daerah maupun lokal spesifik.

Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo melalui Bidang Kesmas, Pemberdayaan Perempuan dan KB melakukan pembinaan wilayah di Kabupaten Bone Bolango. Tim dari Dinkes Provinsi dipimpin Kabid Kesmas, PPKB dr. Rosina Kiu dan diterima langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Bone Bolango.

Saat diwawancarai, Kabid Kesmas PPKB mengatakan, pada pertemuan kali ini untuk mengevaluasi bagaimana capaian Bone Bolango dalam semua program mulai dari tahun 2018 dan 2019. Masalah yang muncul yaitu terkait dengan penonaktifan peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jamkesta yang ada di Kabupaten Bone Bolango.

“Masih kurangnya masyarakat yang harusnya bisa ditanggung untuk dibayarkan iurannya oleh pemerintah tetapi belum terdata dengan by name by address dalam satu keluarga sehingga progres kedepan kami berharap baik Ibu Kepala Dinas Kesehatan maupun sampai di tingkat Puskesmas bisa melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan Dinas Sosial baik yang ada di tingkat kabupaten maupun tingkat Provinsi” ucap dr. Rosina.

Selain itu, angka kematian ibu, bayi dan neonatal masih menjadi masalah utama sehingga diharapkan tim Poned, Puskesmas, Dinas Kesehatan Kabupaten dan Rumah Sakit saling berintegrasi dan bersama-sama melakukan upaya-upaya dalam menekan laju peningkatannya.

Beberapa hal yang mungkin menjadi kendala terutama di Bone Bolango yaitu terjadi kematian ibu 8 orang dan masalah lainnya yaitu ketersediaan tenaga terlatih di puskesmas Poned, yang dalam kenyataannya tidak tersedia.

“Sehingga berharap ada pelatihan-pelatihan untuk Puskesmas Poned melengkapi kembali tim yang ada dalam hal menanggulangi pemurunan angka kematian ibu dan bayi mulai dari tingkat Puskesmas sampai membenahi bagaimana penatalaksanaannya di rumah sakit? Setelah dirujuk ibu yang beresiko bisa ditangani dengan baik dan kita berharap tidak akan terjadi kematian ibu” pungkasnya.

Sementara itu, Kadinkes Kabupaten Bone Bolango dr. Meyrin Kadir mengucapkan terima kasih dan harapannya agar kegiatan seperti ini bisa berkesinambungan.

“Kami dari Bone Bolango merasa bersyukur dan berterima kasih karena dengan adanya kegiatan ini paling tidak provinsi bisa tahu apa permasalahan yang ada di Bone Bolango terutama untuk kemajuan kesehatan pelayanan kesehatan di dalam upaya untuk pencapaian kesehatan yang lebih maksimal. Memang masih banyak permasalahan yang kami temui di lapangan terutama dalam kepesertaan BPJS, kemudian masih ada kematian ibu yang meningkat di tahun ini dan alhamdulillah dengan kunjungan ini paling tidak kami tahu apa yang akan kamu lakukan” kata dr. Meyrin.

Acara ini dihadiri oleh Pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Bone Bolango, seluruh Kepala Puskesmas dan juga dihadiri Direktur RSUD Toto Kabila serta Direktur RSUD Tombulilato. Turut mendampingi pembinaan wilayah tersebut Kasie Pelayanan Jaminan Kesehatan, Kasie Promkes dan PM, Kasubag Umpeg, staf Promkes dan PM serta perwakilan bidang di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo.

Rilis : MD
Foto/Video : ILB
Video Editor : Reza
Editor : Nancy Pembengo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two × one =

scroll to top